Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga dan Tutup Akses Jalan

Kuntadi, Koran SI · Senin 26 Oktober 2020 16:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 510 2299802 longsor-di-kulonprogo-timpa-rumah-warga-dan-tutup-akses-jalan-TmwqgH7KWm.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KULONPROGO – Hujan yang mengguyur Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta telah mengakibatkan tanah longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada dua titik longsoran yang menimpa rumah dan menutup akses jalan.

“Ada dua titik longsoran satu menimpa rumah di Hargotirto, Kokap dan satu menutup jalan di Samigaluh,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo Ariyadi, Senin (26/10/2020).

Baca Juga: Longsor Muara Enim Tewaskan 11 Orang, Gubernur Sumsel Tutup Semua Tambang Ilegal

Dua kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Tanah longsor di Kokap menimpa dinding rumah warga. Kejadian ini telah ditangani warga dan para relawan. Sedangkan di Samigaluh menutup akses jalan desa di Keceme, Gerbosari.

“Kami minta warga untuk hati-hati, karena ini baru awal musim penghujan,” katanya.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo, Edi Wibowo mengatakan, intensitas hujan dalam beberapa hari mengalami peningkatan. Hampir setiap hari hujan mengguyur seluruh wilayah Kulonprogo. Puncaknya terjadi pada Minggu 25 Oktober 2020 dengan intensitas cukup tinggi dan rentang waktu yang lama.

“Warga sudah memiliki mitigasi bencana, begitu hujan deras mereka yang tinggal di daerah rawan akan mengungsi,” katanya.

Baca Juga:  Selamat dari Timbunan Longsor, 3 Pekerja Jadi Tersangka Penambangan Ilegal

Lurah Gerbosari, Damar mengatakan longsoran yang terjadi di Keceme telah menutup akses jalan desa. Panjang longsoran mencapai 8 meter dengan lebar 4 meter. Sampai saat ini, jalan belum bisa dilalui dan warga harus memutar menggunakan jalan yang lain.

“Materialnya cukup banyak dan belum berhasil dibersihkan,” katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini