Sungai Meluap Akibat Hujan Deras, Ribuan Warga Kebumen Mengungsi

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Selasa 27 Oktober 2020 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 512 2300320 sungai-meluap-akibat-hujan-deras-ribuan-warga-kebumen-mengungsi-uclRS4umup.jpg ilustrasi: okezone

KEBUMEN – Hujan deras yang terjadi di wilayah Kabupaten Kebumen dan sekitarnya sejak Minggu hingga Senin (26/10) dini hari mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan merendam 27 desa.

Akibatnya, ribuan warga yang rumahnya terendam banjir mengungsi ke tempat yang aman. Derasnya aliran air hujan juga mengakibatkan tanah longsor di 24 desa dan menimpa rumah warga dan jalan desa. Tanah longsor itu terjadi di wilayah Kecamatan Padureso, Alian, Pejagoan, Karanggayam, Sruweng, Rowokele dan Sempor.

(Baca juga: Sungai Meluap , Ratusan Rumah Di Cirebon Terendam Banjir)

Informasi yang dihimpun MNC Media, Selasa (27/10/2020) banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Prembun akibat Sungai Lesung tidak mampu menampung banyaknya debit air hujan yang mengalir ke sungai.

Air sungai juga meluap dan menggenangi Desa Pesuningan, Merden dan Kedungbulus. Air masuk rumaj warga dengan ketinggian antara 30 cm hingga 50 cm. Kemudian, peternakan New Assa di Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan juga terendam banjir setelah pagar jebol diterjang luapan air Sungai Lukulo.

(Baca juga: Kampung Bitung Tangerang Terendam Banjir hingga 1,5 Meter)

Selanjutnya, sebanyak 11 desa di Kecamatan Alian dan Kebumen juga terendam air karena Sungai Kedungbener meluap. Akibatnya, sebanyak 170 jiwa warga Desa Krakal, Kecamatan Alian sempat mengungsi ke balai desa setempat. Mereka terpaksa mengungsi lantaran rumahnya terendam banjir setinggi 1,6 meter.

Adapun desa yang terendam banjir, yaitu Krakal, Kalirancang, Sawangan, Seliling, Surotrunan dan Bojongsari di Kecamatan Alian. Kemudian, Roworejo, Tanahsari, Sumberadi, Wonosari dan Jatisari di Kecamatan Kebumen.

"Banjir di Desa Bojongsari, disebabkan tanggul sungai jebol. Air sungai meluap kurang lebih setinggi 1 meter," kata Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto.

Selain itu, aliran Sungai Karanganyar di Kecamatan Karanganyar juga meluap. Akibatnya, 5 desa terendam. Yaitu Candi, Karanganyar, Panjatan, Jatiluhur dan Plarangan.

Hujan deras juga mengakibatkan tanggul Sungai Telomoyo di Desa Madureja, Kecamatan Puring jebol dengan panjang sekitar 30 meter. Sehingga menyebabkan air masuk ke pemukiman warga. Ketinggian kurang lebih 30 cm hingga 1 meter masuk kedalam pemukiman. Sehingga mengakibatkan 995 warga di 6 RT mengungsi ke SD Madureja.

Dampak dari jebolnya tanggul Sungai Telomoyo juga mengakibatkan genangan air di Desa Sidobunder dengan tinggi genangan 30cm -1 meter. Akibatnya 300 KK diungsikan ke tempat pengungsian di Rumah Panggung. Dua desa di Kecamatan Sempor juga terendam banjir akibat luapan Sungai Jatinegara. Yaitu Desa Kalibeji dan Sidoharu, dengan tinggi genangan antara 30 cm - 50cm.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini