Banjir & Longsor, BNPB: 2 Orang Tewas, 111 Rumah Terendam di Pangandaran

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 27 Oktober 2020 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 525 2300234 banjir-longsor-bnpb-2-orang-tewas-111-rumah-terendam-di-pangandaran-ZI9NknXBYf.jpg Banjir dan longsor menerjang Pangandaran, Jawa Barat (Foto: BNPB)

JAKARTA - Bencana banjir dan longsor merenggut dua korban jiwa di Pangandaran, Jawa Barat, Selasa 27 Oktober 2020. Selain itu, sebanyak 111 KK/311 jiwa juga terdampak bencana yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah yang labil tersebut.

Berdasarkan pendataan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, sedikitnya 111 rumah yang berada di enam desa dan empat kecamatan terendam banjir.

Baca Juga: Pangandaran Diterjang Banjir dan Longsor, 2 Orang Dikabarkan Tewas 

Adapun rincian desa yang terdampak meliputi Desa Pasirgeulis dan Desa Karangmulya di Kecamatan Padaherang, Desa Jadikarya di Kecamatan Langkaplancar, Desa Cikalong di Kecamatan Sidamulih dan Desa Bojong di Kecamatan Parigi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati mengatakan, hingga siaran pers ini diturunkan, pihak BPBD Kabupaten Pangandaran dan instansi terkait melakukan koordinasi dan assesment ke lokasi kejadian serta distribusi logistik.

“Selain itu, tim gabungan yang dihimpun BPBD Kabupaten Pangandaran bersama masyarakat melakukan evakuasi korban yang tertimbun tertimbun longsoran,” ungkap Raditya melalui siaran pers yang diterima Sindo Media, Selasa (27/10/2020).

Sementara itu, menurut prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Provinsi Jawa Barat masih berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang hingga Rabu 28 Oktober.

Selain wilayah Jawa Barat, provinsi lain yang juga memiliki potensi prakiraan cuaca serupa adalah Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat dan Papua.

Baca Juga:  Masuki Musim Hujan, BMKG: Waspada Banjir dan Puting Beliung!

Melihat dari hasil prakiraan cuaca tersebut, BNPB meminta agar pemangku kebijakan dan masyarakat di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini