Kronologi Kasus Bayi Dimakan Biawak, Berawal dari Kecurigaan Warga

Tim Okezone, Okezone · Kamis 29 Oktober 2020 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 525 2301326 kronologi-kasus-bayi-dimakan-biawak-berawal-dari-kecurigaan-warga-umkWr6RVmm.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

KUNINGAN - Polisi terus berupaya mengusut kasus bayi dimakan biawak di Kuningan, Jawa Barat. Orangtua korban kini sedang diburu.

Untuk diketahui kronologi kasus ini bermula saat warga menemukan sesosok mayat bayi di aliran Sungai Ciporang, Desa Pajawanlor, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, pada Senin 26 Oktober 2020).

Kepala Desa Pajawanlor Yaser Munawar, mengatakan pada awalnya sekira pukul 08.45 WIB, warga merasa curiga karena ada bangkai yang terlihat di aliran Sungai Ciporang. Ketika didekati, ternyata bangkai itu adalah mayat bayi.

Dia menyebut mayat bayi tersebut kondisinya mulai membusuk. Selain itu, dari pengakuan warga, salah satu bagian kaki dari mayat bayi itu telah dimakan biawak.

"Bayi ini ditemukan warga. Kondisinya mulai membusuk. Saat dilihat warga, ada seekor biawak yang sedang memakan mayat bayi itu. Badan mayat itu kemudian terbawa arus sungai," ucap Yaser.

Mayat bayi ini diduga adalah bayi yang dibuang kedua orangtuanya ke sungai. Sebab, ketika ditemukan, tali pusar bayi itu masih menempel di tubuhnya.

Sementara Kapolsek Ciawigebang, Kompol Yayat Hidayat membenarkan adanya penemuan sesosok mayat bayi di aliran Sungai Ciporang. Ia mengatakan, mayat bayi ini detemukan oleh seorang warga bernama Wawan.

Baca Juga: Bayi Dimakan Biawak, Polisi Buru Orangtua yang Diduga Membuangnya

"Hasil pengecekan ternyata seorang bayi laki-laki dengan tali pusar yang masih melekat di perutnya. Kaki sebelah kiri sudah tidak ada, diperkirakan sudah tiga hari berada di air dengan kulit sebagian sudah terkelupas," ucap Yayat.

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan. "Benar, masih dalam penyelidikan," kata Danu saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (20/10/2020).

Ia menerangkan, identitas kedua orangtua dari bayi itu masih belum diketahui. Ia memastikan, pihaknya bakal mencari tahu identitas asli mereka.

"Belum diketahui (identitas orangtua). Ini bayinya, bayi baru lahir, karena masih ada tali pusarnya," pungkas Danu.

Baca Juga: 5 Fakta Bayi Dimakan Biawak di Kuningan, Kondisi Jasad Tak Utuh

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini