JAMBI - Diduga faktor ekonomi, dua orang sopir kepercayaan sebuah perusahaan batu bara di Jambi nekat melarikan mobil truk yang dibawanya. Padahal, mobil tersebut sudah terpasang alat GPS.
Tidak hanya digelapkan pelaku, uang hasil penjualan mobil truk tersebut, mereka gunakan untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.
Kapolsek Kotabaru AKP Afrito Marbaro kepada sejumlah media mengatakan, kedua tersangka ini berinisial IA dan IF diamankan didua lokasi berbeda.
"Kedua tersangka ini warga Padang, Sumatera Barat ditangkap di dua tempat berbeda yang merupakan tempat pelariannya, yakni di wilayah hukum Kabupaten Batanghari dan Sarolangun, Jambi," katanya, Selasa (3/11/2020).
Kejadian tersebut bermula, ketika pihak perusahaan batu bara curiga mobil truk yang dibawa kedua pelaku signal GPS-nya tidak berfungsi.