Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gara-Gara Rp1 Juta, Begini Kronologi Pembunuhan Guru Ngaji di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Rabu, 04 November 2020 |19:13 WIB
Gara-Gara Rp1 Juta, Begini Kronologi Pembunuhan Guru Ngaji di Bogor
TKP pembunuhan guru ngaji di Bogor. Foto: Putra Ramadhani
A
A
A

BOGOR – Kasus guru ngaji Athiqotul Mahya (28) ditemukan tewas dalam sumur rumahnya di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, akhirnya terungkap. Ia ternyata dibunuh oleh pria berinisial K alias A yang merupakan suami pembantunya.

Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil mengatakan pembunuhan kasus ini bermula saat korban menagih utang Rp1 juta. Kemudian K tersinggung sehingga menganiaya guru ngaji tersebut.

"Pelaku merupakan suami dari pembantu rumah tangga korban berinisial K Alias A, yang melakukan aksi kejinya karena sakit hati ditagih utang oleh korban senilai Rp 1 juta," ujarnya pada Rabu (4/11/2020).

Ketika beraksi, pelaku sempat membekap dan menginjak kepala korban. "Pelaku masuk ke dalam rumah korban pada Minggu malam melalui jendela. Kemudian pelaku menyekap mulut korban hingga terjatuh lalu menginjak dan menendang bagian kepala dan leher korban hingga gigi bagian depan korban patah," kata Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil, dalam keterangannya, Rabu (4/11/2020).

Baca Juga: Ini Penampakan Sumur Tempat Jasad Guru Ngaji Ditemukan 

Setelah korban sekarat, barulah tubuh korban di masukan ke dalam sumur, lalu pelaku melarikan diri. "Korban mengalami keadaan sekarat, lalu pelaku memasukkan korban ke dalam sumur," tambah Kadek.

Sebelumnya dikabarkan, temuan jasad korban berawal dari kecurigaan suaminya, Muhammad Kurniawan, yang mencium bau busuk dari air keran rumahnya sekitar pukul 07.00 WIB pada Selasa 3 November 2020.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement