Perkuat Sinergitas, Kapolda Jatim Silaturahmi ke Ulama

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 27 November 2020 21:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 519 2317677 perkuat-sinergitas-kapolda-jatim-silaturahmi-ke-ulama-OI8MP9Sl2x.jpg Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dan KH Marzuqi Mustamar (foto: Dok Polda Jatim)

MALANG - Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta berkunjung ke Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang, pada Jumat (27/11/2020). Dalam kunjungannya, Irjen Nico disambut langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, sebagai Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Marzuqi Mustamar.

"Kami sengaja melakukan kunjungan dan silaturahim di Ponpes Sabilurrosyad, yang sekaligus sebagai Ketua PWNU Jatim. Hal ini sangat penting untuk dilakukan sinergi serta koordinasi dan kolaborasi Polri kepada ulama dan tokoh agama yang ada di Jatim," kata Nico dalam keterangannya, Jumat (27/11/2020).

Baca juga:

142.507 Aparat Gabungan Amankan Pilkada di Jatim

Warga Jatim Tolak Kedatangan Habib Rizieq, Siap Menghadang di Bandara


Hal itu dilakukan, kata Nico untuk menjaga Jatim bisa aman dan kondusif, dan ulama sendiri mempunyai peran besar dalam mendukung setiap kebijakan pemerintah, terutama penanganan Covid-19.

Selain itu, terkait dengan pilkada serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 di Jatim, Polri meminta doa agar di Jatim bisa berjalan kondusif dan aman.

"Terkait pilkada serentak di Jatim, saya memohon doa restu agar pengamanan pilkada bisa berjalan aman dan konfusif. Selain itu, sebagai orang baru, pemimpin baru sebagai Kapolda Jatim, siap menerima masukan dari para ulama di Jatim. Serta mohon dukungan agar bisa menjaga Jatim aman dan kondusif," pungkasnya.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad yang sekaligus ketua PWNU Jatim, KH. Marzuqi Mustamar menyebutkan, Jawa Timur harus aman dan konfusif, dengan kedekatan Kultural seperti silaturahim kepada para ulama di Jatim maupun tokoh - tokoh agama, karena di bawah ulama itu ada umat, serta jamaah.

"Kedatangan Kapolda Jatim melakukan silaturahim ini sebagai bentuk kedekatan kultural, kedekatan ini bisa membawa dampak positif untuk menjaga Jatim aman dan kondusif," kata KH. Marzuqi Mustamar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini