Dikecam Australia Soal Gambar Pembunuhan Anak Afghanistan, China Tolak Minta Maaf

Selasa 01 Desember 2020 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 18 2319517 dikecam-australia-soal-gambar-pembunuhan-anak-afghanistan-china-tolak-minta-maaf-jSZRvXFmMi.jpg Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying. (Foto: Reuters)

BEIJING – China menolak meminta atas gambar kontroversial yang menunjukkan tentara Australia membunuh seorang anak Afghanistan. Gambar yang di-posting di akun Twitter resmi Pemerintah China tersebut menuai kritik, termasuk dari Australia dan Selandia Baru.

Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison telah menuntut permintaan maaf dari Beijing atas postingan yang dia sebut "menjijikkan" itu. Sementara PM Selandia Baru, Jacinda Ardern mengungkapkan keprihatinannya atas postingan tersebut.

BACA JUGA: Akun Twitter Posting Gambar Pembunuhan Anak Afghanistan, Australia Tuntut China Minta Maaf

Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying pada Senin (30/11/2020), menolak meminta maaf. Dia malah balik menuding Australia seharusnya malu atas dugaan kejahatan perang tersebut.

“Pihak Australia telah bereaksi sangat keras terhadap tweet rekan saya. Mengapa demikian? Apakah mereka berpikir bahwa pembunuhan tanpa ampun mereka terhadap warga sipil Afghanistan dibenarkan tetapi kecaman atas kebrutalan yang begitu kejam tidak dibenarkan? Nyawa warga Afghanistan itu penting!," ujarnya.

BACA JUGA: Penyelidikan Ungkap Tentara Elite Australia Bunuh 39 Warga Sipil Afghanistan

“Bukankah seharusnya pemerintah Australia merasa malu bahwa beberapa tentaranya yang bertugas di Afghanistan melakukan kekejaman seperti itu?”

Hubungan antara China dan Australia tegang setelah Canberra menuding Beijing melakukan kampanye memperluas pengaruhnya. Keadaan semakin buruk sejak Australia awal tahun ini meminta penyelidikan tentang asal-usul Covid-19.

(Bernadus Melkianus Danomira)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini