BUTON - Pesta pernikahan yang digelar di desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), berakhir petaka.
Sebanyak 212 warga di duga keracunan usai menyantap makanan, hingga di larikan ke puskesmas dan RSUD setempat. Satu orang balita meninggal dunia.
Warga yang menghadiri acara tersebut dilarikan ke puskesmas dan RSUD setempat, karena diduga keracunan makanan yang disajikan.
Jumlahnya tidak sedikit, dinas kesehatan setempat mencatat, terdapat 212 warga, sejak Senin pagi (30/11/2020), terpaksa harus menjalani perawatan intensif, karena mengeluhkan pusing, mual hingga diare.
Ruang unit gawat darurat RSUD Kabupaten Buton, disesaki oleh pasien dengan gejala yang sama. Bukan cuma di RSUD saja, sejumlah puskesmas yang terdekat dengan Desa Galanti juga, kewalahan mengurusi pasien.
Rata-rata pasien yang di rawat yaitu anak-anak. Terpaksa lorong-lorong rumah sakit dan puskesmas dijadikan tempat perawatan untuk pasien.
Nahasnya, satu orang balita yang sempat dirawat di unit gawat darurat RSUD Buton kesehatannya kritis sejak Selasa pagi, hingga meninggal dunia.