Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tren Kepatuhan Prokes Selama Kampanye Terus Menurun, KPU-Bawaslu Diminta Tegas

Donatus Nador , Jurnalis-Jum'at, 04 Desember 2020 |17:12 WIB
Tren Kepatuhan Prokes Selama Kampanye Terus Menurun, KPU-Bawaslu Diminta Tegas
Foto ilustrasi Okezone
A
A
A

(Baca juga: Pengamat Sebut Ganjar Ikuti Pola Jokowi untuk Maju Pilpres 2024)

Bawaslu mencatat, pada 10 hari pertama (26 September-5 Oktober) kampanye, pelanggaran tercatat 118 kasus. Pada 10 hari kedua (6-15 Oktober), kasusnya langsung melonjak menjadi 268 kasus. Memasuki 10 hari ketiga (16-25 Oktober), pelanggaran naik menjadi 331 kasus. Pada 10 hari keempat kampanye, jumlah pelanggaran menjadi 333 kasus. Pada 10 hari kelima kampanye (5-14 November) jumlah pelanggaran protokol kesehatan tercatat 398 kasus.

Dari jumlah itu, 17 kampanye pasangan calon terpaksa dibubarkan dan 381 diberi peringatan tertulis. Pelanggaran protokol kesehatan ini meningkat dibandingkan dengan 10 hari keempat kampanye (26 Oktober-4 November).

Saat itu, pelanggaran sebanyak 333 kasus. Tren kenaikan jumlah pelanggaran protokol kesehatan sudah terlihat sejak masa awal kampanye digelar. Jadi, total selama 50 hari tahapan kampanye, Bawaslu menertibkan sedikitnya 1.448 kegiatan kampanye tatap muka dan,atau pertemuan terbatas yang melanggar prokes.

(Baca juga: Pengamat Nilai Upaya Benny Wenda Pisahkan Papua Barat Tak Pernah Dapat Perhatian Internasional)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement