Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bibit Siklon Tropis Terdeteksi, Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan!

Arif Budianto , Jurnalis-Minggu, 06 Desember 2020 |12:52 WIB
Bibit Siklon Tropis Terdeteksi, Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan!
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya pertumbuhan bibit siklon tropis dengan kode “96S”, di Samudra Hindia sebelah selatan Banten. Bibit siklon ini dikhawatirkan bakal memicu cuaca ekstrem, seperti hujan lebat di beberapa daerah di Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, Berdasarkan analisis tanggal 5 Desember 2020 pukul 19.00 WIB, bibit siklon tersebut berada di 8.7 LS dan 105.3 BT, atau sekitar 350 km selatan barat daya Jakarta.

Saat ini sistem “96S” memiliki tekanan udara minimum di pusatnya sebesar 1005 hPa dengan kecepatan angin maksimum 25 knot atau sekitar 45 km/jam.

"Dari hasil pemodelan cuaca numerik, bibit siklon tropis “96S” diperkirakan mengalami peningkatan kecepatan angin yang signifikan terjadi para hari Selasa. Bibit siklon tropis ini berpotensi menjadi siklon tropis pada Selasa malam atau Rabu pagi dengan pergerakan ke arah Tenggara-Selatan menjauhi wilayah Indonesia," kata dia dalam keterangan persnya, Minggu (6/12/2020).

Menurut dia, bibit siklon tropis “96S” ini mengakibatkan pertumbuhan awan hujan yang signifikan di beberapa wilayah. Seperti di sekitar wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Bengkulu, 7 Rumah Rusak

"Masyarakat diimbau waspada karena diprakirakan daerah-daerah tersebut berpotensi terkena dampak berupa hujan lebat dan angin kencang di sebagian wilayahnya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat menimbulkan dampak seperti banjir, tanah longsor, dan banjir bandang," beber dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement