Bupati Sambangi PT VDNI Redam Aksi Buruh, Prajurit TNI dan 3 SSK Brimob Siaga

Agregasi Sindonews.com, · Senin 14 Desember 2020 23:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 340 2327693 bupati-sambangi-pt-vdni-redam-aksi-buruh-prajurit-tni-dan-3-ssk-brimob-siaga-vMbmecHHFn.jpg Pasukan Yonif 725/Woroagi bersiaga dekat lokasi pembakaran di kawasan indsutri tambang PT VDNI Morosi, Konawe. (iNews/Mukhtaruddin)

KONAWE – Setelah insiden pembakaran sejumlah dump truk dan alat berat di Kawasan Industri Pertambangan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara, situasi menjadi mencekam. Para buruh demo hingga melakukan pembakaran.

Sebelumnya, akibatnya sejumlah kendaraan dump truk yang terparkir di sekitar pos pengamanan lokasi aksi demonstrasi terbakar. Selain itu sejumlah alat berat dan puluhan motor yang berada di kawasan industrial pertambangan nikel VDNI juga ikut terbakar.

"Untuk mengantisipasi keadaan, sebanyak tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob, satu SSK Dalmas Polres Konawe, 100 personel Yonif 725/Woroagi dan 50 anggota Kodim/1417 Kendari dikerahkan untuk membantu pengamanan pasca pembakaran terhadap puluhan kendaraan truk d i Kawasan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Morosi , Konawe," kata Dandim 1417/Kendari Kol Kav Agus Waluyo.

Sementara Bupati Konawe Keri Saiful Konggoasa mendatangi lokasi bentrokan di kawasan industri pertambangan PT VDNI, Senin malam (14/12/2020).

Kedatangan Bupati disambut puluhan buruh yang masih bertahan di lokasi bentrokan, Keri meminta agar buruh segera menghentikan aksi anarkis yang dilakukan oleh para buruh dan berjanji akan mempertemukan pimpinan perusahaan bersama buruh untuk menanggapi tuntutan mereka.

"Sudahmi ini malam, besok kita ketemu di kantor Camat Sampara bersama mister Toni (CEO PT VDNI)," ujarnya.

Baca Juga : Sejumlah Penambang Timah Terkubur Hidup-Hidup di Babel

Rencanannya malam ini Bupati Konawe akan melaporkan kondisi bentrokan yang terjadi di Morosi kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi. "Malam ini saya akan laporkan ke gubernur, saya ini mau tutup ini perusahaan," ungkapnya.

Baca Juga : Tambang Batu Kapur di Tuban Runtuh, Sejumlah Peralatan Tertimbun

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini