2 Ibu Rumah Tangga Nekat Bawa Sabu di Gendongan Bayi

Azhari Sultan, Okezone · Senin 21 Desember 2020 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 340 2331744 2-ibu-rumah-tangga-nekat-bawa-sabu-di-gendongan-bayi-S2dViOdklI.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAMBI - Aneka aksi penyelundupan narkoba di Jambi sudah berhasil diungkap Polda Jambi. Kali ini, berbeda lagi. Untuk mengelabuhi petugas, para pelaku narkoba ini nekat menyelundupkan dengan cara disimpan di dalam gendongan bayi.

Ironisnya, dua orang ibu rumah tangga asal Aceh ini nekat menjadi kurir barang haram. Akibatnya, mereka diamankan Ditresnarkoba Polda Jambi, akhir pekan lalu.

Baca juga:  Mantan Perawat Cantik Ini Simpan Sabu di Dalam Sajadah 

Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Dewa Putu Gede Artha membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, kedua pelaku diringkus petugas, di sebuah loket bus, yang berada di kawasan Jalan Kapten Pattimura, Simpang Rimbo, Alam Barajo, Kota Jambi, sesaat setelah tiba dari Aceh.

 Baca juga: BNNP Jateng Tangkap Oknum Polisi Pengedar Narkoba 

Menurutnya, untuk mengelabui petugas, dua ibu rumah tangga tersebut, menyimpan sabu-sabu di dalam tas gendongan bayi, yang dikemas dalam sebuah map warna coklat.

"Jadi modusnya, seolah-olah dia lagi gendong bayi, ternyata setelah kita periksa, kita temukan hampir setengah kg narkoba jenis sabu-sabu," ungkap Dewa, Senin (21/12/2020).

Dia menambahkan, keduanya, yakni NH (55) dan Nr (30). Penangkapan tersebut, berawal saat jajaran Sundit II Ditresnarkoba Polda Jambi mendapat informasi, bahwa di loket bus tersebut akan ada dilakukan transaksi sabu-sabu.

Mendapat informasi itu, tanpa buang waktu timnya langsung melakukan penelusuran. Benar saja, saat tiba di loket petugas langsung memeriksa sejumlah penumpang.

Selanjutnya, petugas mencurigai kedua wanita tersebut. Dan ketika mereka diperiksa, petugas mendapat barang bukti sabu-sabu yang disimpan di dalam gendongan bayi.

"Jadi itu akan diedarkan di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Untuk upah dan jaringan lainnya, kita sedang periksa lebih dalam," tukas Dewa.

Akibat perbuatannya, kedua ibu rumah tangga tersebut ditahan di sel Polda Jambi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua ibu rumah tangga yang nekat menjadi kurir sabu-sabu tersebut dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini