Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ledakan di Kantor KAMI, Din Syamsuddin: Alhamdulillah Tak Ada Korban

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 23 Desember 2020 |19:27 WIB
Ledakan di Kantor KAMI, Din Syamsuddin: <i>Alhamdulillah</i> Tak Ada Korban
Din Syamsuddin (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin memastikan tidak ada korban jiwa dan kerusakan dari peristiwa ledakan di depan pintu kantor KAMI, Jalan Dr Kusumaatmaja, Menteng, Jakarta Pusat.

"Alhamdulillah tidak ada korban atau kerusakan," ungkap Din saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (23/12/2020).

Din menyebut ledakan tersebut berdaya rendah atau low explosive. Adapun kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB siang. Baca Juga: Ledakan Diduga Bom Terjadi di Kantor KAMI Menteng

Sementara aparat kepolisian menyatakan ledakan tersebut bersumber dari petasan kertas. Hingga kini, petugas sedang memeriksa saksi dari kasus ini.

"Petasan itu, petasan kertas. Kejadian itu tadi," kata Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Gozali Luhulima saat dikonfirmasi, Jakarta. 

Baca Juga: Ledakan di Kantor KAMI Disebabkan Petasan Kertas

Kronologi kejadian bermula, saat salah satu anggota staf KAMI, Putri sedang berbincang dengan rekan kerjanya. Dia melihat, dua pria mencurigakan sedang mondar mandir di depan kantor dengan motor.

Dua pria tersebut lalu melempar sebuah bahan peledak ke dalam kantor. Namun sayang, bahan peledak tersebut terhalang oleh angin dan pintu pagar besi. Akibatnya, bahan ledakan itu tersangkut di pojokan pagar.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan kerusakan bahan material. KAMI pantang surut. Waspada PKI terus teror ummat,” tulis pesan singkat yang diterima Okezone.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement