PAM Jaya berupaya menghemat air Dengan memindahkan air tanah ke dalam sistem air minum perpipaan. Selama ini aspek lingkungan menjadi terganggu bila terjadi ekstraksi air tanah secara besar besaran.
"Inilah peran PAM Jaya untuk bisa mengkonversi dengan menyediakan air perpipaan untuk menggantikan air tanah dalam yang ada sekarang," ucap Bambang.
Rencana kelima PAM Jaya dengan melakukan edukasi kepada warga soal penghematan air dan pemindahan dari air tanah dalam ke air minum perpipaan yang dilayani PAM Jaya. Menurut Bambang, masih banyak daerah di DKI yang memiliki air tanah dengan kualitas bagus, namun tidak ada jaminan kualitas air tersebut akan bertahan lama.
"Makanya kita edukasi ke warga agar jadi pelanggan PAM Jaya," imbuhnya.
Bambang menambahkan, kondisi fiskal Pemprov DKI yang mengalami kontraksi akan berimbas terhadap penyertaan modal daerah (PMD) PAM Jaya. Sehingga, perusahaan plat merah milik Ibu Kota ini harus mencari sumber pendanaan secara kreatif.
"Total investasi yang kita butuhkan kurang lebih sebesar Rp27 triliun hingga Rp28 triliun untuk bisa mencapai 100 persen cakupan layanan, targertnya di tahun 2030," tandasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.