Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ledakan di Pusat Kota Nashville, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI yang Jadi Korban

MNC Media , Jurnalis-Sabtu, 26 Desember 2020 |07:54 WIB
Ledakan di Pusat Kota Nashville, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI yang Jadi Korban
Ledakan mobil di AS (Foto : Komonews)
A
A
A

WASHINGTON - Sebuah ledakan dilaporkan mengguncang pusat kota Nashville, Amerika Serikat (AS) pada pagi Hari Natal, Jumat 25 Desember 2020. Asap hitam dan api terlihat mengepul dari area tersebut. Laporan berita mengatakan tim darurat telah merespon ledakan tersebut.

Bangunan-bangunan berguncang setelah ledakan keras mengguncang wilayah tersebut. Polisi dan petugas pemadam kebakaran telah berada di lokasi.

Terkait iniden tersebut, Kemterian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia yang menjadi korban atas insiden tersebut.

"Tidak ada WNI korban ledakan mobil di Nashville, AS," tulis pesan singkat yang diterima MNC Media, Sabtu (26/12/2020).

Untuk ditahui, dari kesaksian Buck McCoy, warga yang tinggal di dekat daerah tersebut, memposting video di Facebook yang menunjukkan air meluncur ke langit-langit rumahnya. Alarm berbunyi dan terdengar suara tangisan orang-orang. Api terlihat di jalan di luar. McCoy mengatakan jendela rumahnya sepenuhnya pecah.

“Semua jendelaku, semuanyatersapu ke kamar sebelah. Jika saya berdiri di sana, itu akan sangat mengerikan. Rasanya seperti bom. Itu sebesar itu," ujarnya kepada The Associated Press.

“Ada sekitar empat mobil yang terbakar. Saya tidak tahu apakah suhunya begitu panas sehingga mereka hanya terbakar, dan pepohonan semua hancur berantakan," imbuhnya.

Baca Juga : Polisi Yakini Ledakan di Nashville AS "Tindakan Disengaja"

Baca Juga : Marzuki Alie: Habib Rizieq Boleh Dihukum Kalau Bersalah, tapi Asetnya Jangan Dihabisi

Departemen Kepolisian Metro Nashville mengatakan pihak berwenang yakin ledakan yang mengguncang daerah pusat kota pada awal Hari Natal adalah tindakan yang disengaja.

Juru bicara polisi Don Aaron mengatakan sekitar tiga jam setelah ledakan mengguncang daerah itu, para penyelidik yakin itu adalah "tindakan yang disengaja". Polisi sebelumnya mengatakan mereka yakin ada kendaraan yang terlibat dalam ledakan itu seperti dikutip dari Al Arabiya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement