Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kondisi Langka, Para Pria di Keluarga Ini Tidak Punya Sidik Jari

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 30 Desember 2020 |06:01 WIB
Kondisi Langka, Para Pria di Keluarga Ini Tidak Punya Sidik Jari
Foto: Facebook/Pradip Kumar Nath.
A
A
A

Kondisi ini baru diketahui pada 2007, ketika Peter Itin, seorang dokter kulit Swiss, ditemui oleh seorang wanita muda Swiss yang mengalami kesulitan untuk masuk ke Amerika Serikat (AS), karena dia tidak memiliki sidik jarinya. Wajahnya cocok dengan paspornya, tapi ujung jarinya mulus sempurna.

Dari pemeriksaan sidik jari pasien Adermatoglyphia pertama itu, dan pemeriksaan pada beberapa anggota keluarganya, diketahui bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh mutasi gen yang dikenal sebagai SMARCAD1. Kondisi yang kemudian dikenal dengan istilah “penyakit keterlambatan imigrasi” tersebut ternyata tidak menimbulkan dampak kesehatan lain selain dari tidak adanya sidik jari.

Video: YouTube/JamunaTV

Adermatoglyphia sangat langka sehingga sejauh ini hanya diamati di segelintir keluarga di seluruh dunia.

Dermatolog Eli Sprecher, yang membantu Profesor Peter Itin mendiagnosis kondisi tersebut, telah menawarkan untuk menguji secara genetika para pria dalam keluarga Sarker dan menentukan apakah mereka menderita sejenis Adermatoglyphia. Tetapi meskipun hal itu mungkin memberi kejelasan kepada penderita, itu tidak akan membantu mereka melakukan berbagai hal di dunia di mana sidik jari menjadi begitu penting.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement