Longsor Sumedang, 1 Korban Tewas Kembali Ditemukan

Agus Warsudi, Koran SI · Senin 11 Januari 2021 22:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 525 2342773 longsor-sumedang-1-korban-tewas-kembali-ditemukan-JvTHDt40de.jpg Tim SAR melakukan pencarian korban longsor di Sumedang, Jawa Barat (Foto: Basarnas Bandung)

SUMEDANG - Tim search and rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan satu lagi korban bencana tanah longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat Senin (11/1/2021) sekitar pukul 21.05. Korban berjenis kelamin perempuan mengenakan daster, rambut panjang, dan jepit warna biru.

Informasi penemuan korban itu dibenarkan oleh Humas Kantor SAR atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Seni Wulandari. "Tim temukan satu korban pada pukul 21.05 WIB. Korban perempuan dewasa, data (identitas diri) belum ditemukan. Korban dibawa ke Puskesmas Sawahdadap sekitar pukul 22.00 WIB," kata Seni.

Baca Juga:  Longsor di Sumedang, 27 Orang Dinyatakan Hilang

Dengan penemuan satu lagi korban, total korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu 9 Januari 2021 itu sebanyak 14 orang. Sedangkan 25 orang Selamat dan 26 masih dalam pencarian.

Penemuan satu lagi korban itu membuktikan tim SAR gabungan dari Basarnas Bandung, TNI, Polri, dan relawan, tak kenal lelah untuk mencari dan menemukan korban longsor Cimanggung.

Sebelumnya, tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian korban tertimbun material longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dari pukul 07.30 hingga hingga 18.00 WIB, dengan hasil pencarian masih nihil. Namun tim SAR Gabungan hanya menemukan tiga unit motor di area longsor.

"Pagi tadi pencarian dimulai dari pukul 07.30 WIB dengan dibagi menjadi 3 sektor pencarian. Sektor 1 pembersihan material dengan menggunkan dua unit excavator," kata Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah.

Sektor 2, ujar Deden, fokus di belakang Masjid An-Nur dan sektor 3 di lapangan voli karena diperkirakan di wilayah sektor 2 dan sektor 3 diduga terdapat banyak korban yang tertimbun material longsor. "Hingga pukul 20.30 WIB dua unit excavator masih melakukan pembersihan material longsor," ujarnya.

Baca Juga:  Pelapukan Bebatuan Salah Satu Penyebab Longsor di Sumedang

Diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor menerjang Perum Pondok Daud, Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu 9 Januari 2021. Bencana tersebut terjadi dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sumedang dan sekitarnya. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tebing setinggi 20 meter dan lebar 40 meter longsor. Material tanah tak hanya menimbun warga tetapi juga merusak 14 rumah.

Tanah longsor terjadi dua kali. Peristiwa pertama terjadi pada pukul 16.00 WIB, merusak 14 rumah dan menimbun 11 orang. Longsor susulan terjadi sekitar 19.30 WIB, saat petugas masih melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama.

Saat ini, tim search and rescue (SAR) gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, TNI, Polri, Basarnas Bandung, dan relawan, masih melakukan pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang pasca-longsor.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini