Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Pesisir Manado Disebabkan Gelombang Tinggi dan Pasang Air Laut

Antara , Jurnalis-Senin, 18 Januari 2021 |08:21 WIB
Banjir Pesisir Manado Disebabkan Gelombang Tinggi dan Pasang Air Laut
Foto: Antara.
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan banjir di pesisir Kota Manado, Sulawesi Utara diduga disebabkan superposisi gelombang tinggi dan pasang air laut.

"Naiknya air laut ke daratan yang terjadi di Manado pada Minggu sore diduga karena adanya kombinasi dari gelombang tinggi, angin kencang serta kondisi laut yang sedang pasang," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, Minggu (16/1/2021).

BACA JUGA: Ombak Besar Terjang Manado, Pusat Perbelanjaan Tergenang Air Laut.

Eko mengatakan, data pemodelan BMKG Ocean Forecast System (OFS) di Laut Sulawesi hingga pesisir Sulawesi Utara menunjukkan gelombang tinggi yang berkisar antara 2.5- 4 meter.

Kondis ini terjadi saat air laut pasang yang mengakibatkan massa air yang masuk ke darat semakin tinggi. Data pasang surut BIG menunjukkan pada waktu kejadian terjadi pasang dengan ketinggian mencapai 2,5 meter. Kondisi ini diperparah dengan adanya angin kencang yang juga terjadi saat itu.

Sebelumnya diberitakan ombak besar menghantam pesisir pantai Manado, Ahad sore sampai malam, dan menyebabkan air laut masuk dan membanjiri kawasan bisnis Megamas dan Manado Town Square (Mantos).

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga lebih dari 6 meter di sejumlah perairan di Indonesia yang berlaku dari 17 Januari pukul 07.00 WIB sampai dengan 19 Januari 2021 pukul 07.00 WIB.

BACA JUGA: Mantan Menteri Lingkungan Hidup: Bertubi-tubi Ditimpa Bencana, Jangan Cari-Cari Kesalahan

Berdasarkan rilis data BMKG, tekanan rendah sebesar 1007 hPa terjadi di Laut Arafuru dan sirkulasi udara teridentifkasi di Samudra Hindia utara Aceh.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari utara ke timur dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan pola angin umumnya bergerak dari barat daya - barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement