Share

Sebelum Lengser, Trump Berikan Grasi ke 150 Orang, Termasuk Rapper Lil Wayne dan mantan Kepala Strategi Gedung Putih Steve Bannon

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 20 Januari 2021 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 18 2347750 sebelum-lengser-trump-berikan-grasi-ke-150-orang-termasuk-rapper-lil-wayne-dan-mantan-kepala-strategi-gedung-putih-steve-bannon-NqAUB1Rwsb.jpg Foto: Mirror

WASHINGTONPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengampuni hampir 150 orang.

Termasuk mantan Kepala Strategi Gedung Putih Steve Bannon, serta rapper Lil Wayne dan mantan anggota Kongres saat dia bersiap untuk meninggalkan kantor hari ini waktu setempat.

Trump memberikan grasi penuh kepada 73 orang dan meringankan hukuman bagi 70 orang lagi di jam-jam terakhir masa jabatannya.

Namun diantara 150 orang ini, tidak ada grasi untuk Joe Exotic. Joe yang disebut sebagai “Tiger King” ini diketahui sedang menjalani hukuman 22 tahun karena mencoba menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh saingan penjaga kebun binatang Carole Baskin.

Pedagang harimau eksentrik itu dikabarkan begitu yakin dia akan menerima pengampunanPpresiden sehingga timnya mengklaim telah memarkir limusin di dekat penjara untuk mengantarnya pulang.

Pengumuman grasi ini diumumkan setelah tengah malam pada hari Rabu (20/1) di jam-jam terakhir masa jabatan Trump di Gedung Putih.

(Baca juga: Momen Emosional, Kakek-Nenek yang Telah Menikah 70 Tahun ini Bertemu Lagi Setelah Berpisah Akibat Covid-19)

The NY Times melaporkan rilis daftar orang yang diberikan grasi jatuh tempo lebih awal pada Selasa (19/1). Namun perdebatan tentang Bannon menunda pengumuman itu.

Dia didakwa tahun lalu karena menipu pendukung Trump atas upaya mengumpulkan dana pribadi untuk membangun tembok presiden di perbatasan AS-Meksiko.

(Baca juga: Kritikus Rusia Alexei Navalny: Putin Punya Istana dengan Klub Tari Telanjang, Kasino, Teater Senilai Rp19 Triliun)

Adapun grasi yang diberikan Presiden bisa membatalkan hukuman pidana, memperpendek atau mengakhiri hukuman penjara.

Dalam hal kejahatan yang didakwakan di pengadilan federal, Presiden AS memiliki kekuasaan yang hampir tidak terbatas untuk mengampuni.

Sebelum rilis terakhir, Trump telah melakukan upaya grasi yang cukup besar karena waktunya di Washington menyusut.

Pada Desember tahun lalu, dia mengampuni atau meringankan hukuman lebih dari empat lusin orang.

Banyak dari nama-nama itu dilaporkan akan dirilis secara bertahap. Namun kerusuhan Capitol membatalkannya.

Mantan insinyur Google Anthony Levandowski diberi pengampunan penuh. Dia dihukum karena mencuri rahasia dagang pada mobil yang bisa mengemudi sendiri beberapa bulan sebelum dia sempat memimpin unit saingan Uber Technologies Inc.

Pria berusia 40 tahun itu dijatuhi hukuman 18 bulan penjara pada Agustus tahun lalu setelah mengaku bersalah pada Maret tahun lalu.

Dia tidak ditahan tetapi seorang hakim mengatakan dia bisa masuk tahanan setelah pandemi Covid-19 mereda.

Penambahan daftar nama di menit terakhir lainnya termasuk Rapper Lil Wayne. Rapper yang memiliki nama asli Dwayne Michael Carter Jr ini diberikan pengampunan penuh setelah dituduh terkait kepemilikan senjata api pada 10 tahun lalu.

Seniman dan pemimpin komunitas terkemuka Kodak Black, yang memiliki nama asli Bill K. Kapri juga mendapatkan grasi penuh.

Dia dijatuhi hukuman 46 bulan penjara karena membuat pernyataan palsu pada dokumen Federal. Dia telah menjalani hampir setengah dari hukumannya.

Adapun mantan Walikota Detroit Kwame Kilpatrick mendapatkan hukuman yang diringankan atas kasus pemerasan dan penyuapan saat dia menjabat. Dia telah dipenjara kira-kira tujuh tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini