Gempa M 7,0, Listrik di Kepulauan Talaud Padam & Akses Komunikasi Sulit

Tim Okezone, Okezone · Kamis 21 Januari 2021 22:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 340 2348699 gempa-m-7-0-listrik-di-kepulauan-talaud-padam-akses-komunikasi-sulit-2SFy7SxY0X.jpg Gempa Talaud. (Foto: Dok warga)

JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB BNPB, Raditya Jati mengatakan, pihaknya terus memonitor dan melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud, pasca gempa bumi M 7,1 (dimutakhirkan jadi M 7,0), Kamis (21/1/2021) malam.

Raditya mengatakan, gempa tersebut mengakibatkan listrik padam dan jaringan komunikasi terganggu. Gempa memang dirasakan kuat warga Talaud selama 3 detik. 

“Saat ini BPBD setempat sedang menghimpun informasi dari desa-desa yang teridentifikasi merasakan guncangan gempa. Informasi yang diterima BNPB menyebutkan kondisi di Kepulauan Talaud sekarang ini tidak ada penerangan atau lampu mati serta komunikasi juga agak sulit,” ujar Raditya dalam keterangan tertulis, Kamis.

BMKG melaporkan pemutakhiran parameter gempa pada Magnitudo 7,0 serta berada 132 Km Timur Laut Melonguane, Sulawesi Utara.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud melaporkan, warganya merasakan guncangan kuat selama 3 detik. Saat gempa, warga sempat panik. Namun hingga kini, BPBD setempat belum menerima informasi terkait dampak gempa dengan kedalaman 119 Km tersebut. 

Baca juga: Begini Penampakan Sejumlah Kerusakan Akibat Gempa di Talaud Sulut

Sementara itu, dilihat dari peta guncangan yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa dirasakan di daerah Melonguane, Tahuna, Ondong IV MMI, Manado, Bitung III MMI, Galela , Gorontalo, Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat II-III MMI, Bolaang Uki II MMI, Ternate, Sofifi, Halmahera Tengah I-II MMI.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini