Dirinya berharap adanya pembelajaran etika politik, etika kemanusiaan, dan etika bertatanegara, terkait adanya isu kudeta di internal Partai Demokrat. "Setiap perilaku kita pasti diawasi oleh Tuhan, itu bedanya negara yang mempunyai dasar negara ketuhanan. Apalagi hidup bertatanegara, jadi yang namanya etika, kemanusiaan, etika politik, kehidupan ini memang kita harus memberikan contoh," bebernya.
Pria asal Lamongan ini menegaskan, apapun bentuknya, terlepas kebenaran informasi tersebut, kudeta itu merupakan hal yang tak etis. "Jadi terlepas dari benar atau tidak, bentuk yang namanya kudeta, urusan rumah tangga orang lain dicampuri, itu kan berarti sudah keluar dari etika," tandasnya.
Sebagai informasi, Sutiaji maju dan terpilih sebagai Wali Kota Malang diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Golkar pada Pilkada tahun 2018 lalu. Sutiaji pun ikut bergabung ke partai yang kala itu masih dinahkodai Susilo Bambang Yudhoyono ini.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.