GARUT - Polres Garut telah menangkap pelaku pembunuhan Weni Tania (21) yang jasadnya ditemukan dalam kondisi tertancap bambu, pada Jumat 5 Februari 2021 lalu. Pelaku ternyata kekasih korban berinisial DH (22).
Tersangka DH diketahui merupakan warga Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. DH yang bekerja sebagai buruh itu saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Garut.
Berikut 6 fakta pembunuhan Weni Tania:
1. Mayat Korban Ditemukan Membusuk dengan Kondisi Anus Tertancap Bambu
Mayat Weni Tania pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah mencari kayu bakar di pinggiran Kali Muncang, anak Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Jumat 5 Februari 2021 pagi.
Baca Juga: Polisi Tangkap DH Pembunuh Weni Tania yang Jasadnya Tertancap Bambu di Anal
Warga mencium aroma busuk dari arah kali. Ketika diperiksa, warga pun kaget menemukan mayat perempuan yang sudah membusuk.
Kondisi mayatnya sangat mengenaskan dan sudah membusuk. Saat ditemukan korban memakai celana jeans biru dan kaus kuning dengan motif bunga. Anusnya tertancap bambu sedangkan bagian kepalanya terhimpit batu. Celana jeans korban juga melorot sampai paha. Selain itu, ada kantong di dekat korban berisi identitasnya.
2. Korban Dilaporkan Hilang sejak Selasa 2 Februari 2021
Korban Weni Tania sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa 2 Februari 2021. Bahkan, pihak keluarga di Kampung Ciloa Tengah RT 03/03, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut sudah mencari perempuan malang itu ke mana-mana.
Baca Juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Weni Tania, Wanita yang Tewas Tertancap Bambu di Anal
Yana Suryana, perangkat Desa Tegalpanjang menyebutkan, pihak keluarga sudah mencari Weni sejak hari Selasa. Namun, upaya pencarian tidak berhasil. Apalagi, Weni juga tidak memberikan kabar sebelum dan setelah meninggalkan rumah.
"Ketahuannya itu dari identitas yang ada di kantong korban. Ada identitasnya ternyata dia warga Wanaraja," ujar Yana di lokasi kejadian, Jumat 5 Februari 2021.
3. Weni Tania Anak Yatim dan Ibunya TKI di Arab Saudi
Menurut Kepala Desa Sindangratu Yuyu Sumia, Weni dikenal sebagai sosok baik dan pendiam. Weni hidup sendiri di rumah karena ayahnya sudah meninggal dunia. Sedangkan ibunya merantau ke Arab Saudi menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI).