Dicekoki Miras, ABG Tewas Usai Diperkosa Secara Bergilir

Fathnur Rohman, Okezone · Rabu 10 Februari 2021 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 525 2359777 dicekoki-miras-abg-tewas-usai-diperkosa-secara-bergilir-7t7u6bw5jJ.jpg Polisi menangkap pelaku pemerkosaan di Cirebon, Jawa Barat (Foto: Fathnur Rohman)

CIREBON - Nasib nahas menimpa M (15), remaja perempuan asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ia meninggal dunia setelah dicekoki minuman keras (miras) oplosan, dan diperkosa secara bergilir oleh empat orang pria.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, peristiwa ini berhasil terungkap setelah ada laporan dari warga. Sebelum disetubuhi, para pelaku terlebih dahulu mencekoki miras kepada korban. Menurutnya miras tersebut sudah dicampur dengan obat keras dan suplemen.

Baca Juga:  Guru Olahraga Cabuli Siswi 10 Kali, Aksi Mesum di Hotel hingga Ruang Kepala Sekolah

Pesta miras ini, kata Syahduddi, dilakukan di salah satu rumah pelaku berinisial R, di Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, pada 4 Februari 2021. Dia menyebut pelaku yang tega memperkosa korban ini terdiri dari R (31), M (32), AS (16), dan AJ (24).

"Ada empat orang yang melakukan persetubuhan kepada korban, dengan terlebih dahulu dilakukan pesta miras. Korban diberi minuman keras jenis ciu yang dicampur beberapa suplemen dan obat keras. Dalam keadaan mabuk pelaku menyetubuhi korban," kata Syahduddi dalam konferensi pers, di Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Rabu (10/2/2021).

Syahduddi melanjutkan, pada 6 Februari 2021, pesta miras tersebut akhirnya diketahui oleh warga sekitar. Warga yang sudah resah, kemudian langsung mengusir para pelaku dari lokasi kejadian.

Setelah diusir warga, sambung Syahduddi, kedua pelaku M dan R pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan, pelaku AS mengantarkan korban ke salah satu rumah temannya berinisial D. Lalu, D menitipkan korban ke temannya yakni S.

"Besoknya saat akan dibangunkan oleh S, ternyata korban sudah meninggal dunia. Atas laporan tersebut penyidik langsung datang dan melakukan olah TKP. Setelah itu ditetapkan empat orang tersangka," ujar Syahduddi.

Baca Juga:  Tergiur Lowongan Kerja di Facebook, Remaja Cantik Nyaris Diperkosa

Disampaikannya, salah satu pelaku yaitu AS meregang nyawa setelah peristiwa tersebut. Syahduddi mengaku, pihaknya masih mendalami penyebab kematian pelaku dan korban. Namun, kata dia, kuat dugaan keduanya meninggal akibat menenggak miras oplosan.

"Ada salah satu tersangka AJ yang meninggal dunia. Terhadap korban meninggal dunia kami bawa ke Rumah Sakit Losarang untuk diotopsi. Kami masih mendalami penyebab kematiannya," papar Syahduddi.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 76 Jo Pasal 81 Ayat (1), Ayat (2), dan Ayat (5), UU RI Nomor 17 Tahun 2016, tentang perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi UU, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

"Kita tidak bisa menduga-duga penyebab kematian korban, karena hasil otopsi dari dokter belum keluar. Dari peristiwa ini kami menduga ada dua hal, pertama terkait kasus pencabulan dan kedua terkait masalah pemberian minuman keras," pungkas dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini