BARITO SELATAN - Ancam dan hendak melakukan pemukulan terhadap wartawan, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Selatan, Kalteng, ditetapkan tersangka oleh Satreskrim Polres Barito Selatan.
Politisi Adiyat Nugraha menjadi tersangka, karena terbukti mengancam wartawan Baritorayapost.com, Amar Iswani pada November 2020 lalu.
"Iya betul," ujar Kasat Reskrim Polres Barsel, AKP Yonals Natal Putra, saat dihubungi, Kamis (11/2/2021).
Baca Juga: Aniaya Wartawan Okezone, Oknum Polisi di Timika Terancam Sanksi Pidana
Terkait dengan penetapan tersangka, dalam surat pemberitahuan perkembangan penyidikan, Satreskrim Polres Barsel sedang melengkapi berkas administrasi penyidikan untuk diserahkan kepada kejaksaan.
"Saat ini kami sedang melengkapi administrasi penyidikan agar segera dikirim ke Kejaksaan dalam pra penuntutan,” tuturnya.
Baca Juga: Kejam! Preman & Oknum Aparat Diduga Aniaya Wartawan iNews TV di Hadapan Istri dan Anaknya
Sementara itu, tim kuasa hukum Amar Iswani dari Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) Kalimantan Tengah mengatakan, telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).
"Kita menunggu panggilan dari penyidik lagi pelimpahan berkas kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Buntok," ujar Endas Trisniwati, SH yang merupakan pengacara korban.
Sebagaimana diketahui, kasus ancaman pemukulan yang dilakukan oleh oknum DPRD Barsel terhadap wartawan bernama Amar Iswani terjadi pada November 2020.
Ancaman dengan menggunakan bisbol besi tersebut berawal ketika korban bersama sejumlah wartawan lainnya sedang asyik menunggu untuk peliputan terkait rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) di Pendopo Kantor DPRD Barsel.
Ketika sedang menunggu peliputan, tiba-tiba tersangka melintas di depan para wartawan. Setelah itu, ia kembali dengan membawa tongkat bisbol besi dan menanyakan kepada para wartawan terkait siapa yang bernama Amar Iswani. Pertanyaan tersebut dilontarkan beberapa kali.
Usai mengetahui korban, wakil rakyat terhormat tersebut langsung mengayunkan tongkat bisbol besi ke arah korban. Akan tetapi ayunan bisbol tersebut ditangkis oleh salah seorang wartawan. Usai peristiwa tersebut, korban melayangkan laporan ke SPKT Polres Barsel.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, penyebab adanya ancaman pemukulan tersebut dilakukan karena korban diduga meminta pertemanan dengan istri oknum DPRD tersebut dimedsos Facebook. Akan tetapi korban sendiri mengakui sama sekali tidak mengetahui atau mengenal istri tersangka.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.