Berkunjung ke Brunei, Menlu RI Bahas Upaya Penyelesaian Situasi di Myanmar

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 17 Februari 2021 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 18 2363711 berkunjung-ke-brunei-menlu-ri-bahas-upaya-penyelesaian-situasi-di-myanmar-n45BYX0Lvf.jpeg Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi pada Rabu (17/2/2021) melakukan kunjungan ke Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam bertemu dengan Menlu Brunei Dato Erywan dan melakukan kunjungan kehormatan kepada Sultan Brunei.

Brunei Darussalam saat ini memegang keketuaan ASEAN.

Dalam kunjungan ini, Menlu Retno membahas sejumlah isu termasuk peningkatan kerja sama bilateral dan pelindungan bagi pekerja migran. Isu terkait ASEAN juga dibahas di antaranya mengenai kerja sama vaksin dan pengembangan kerangka rencana koridor perjalanan, ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework.

BACA JUGA: Indonesia Diharapkan Bersuara Lebih Lantang Terkait Kudeta Militer di Myanmar

Situasi di Myanmar menjadi bahasan khusus, terutama terkait perkembangan situasi dan cara ASEAN membantu penyelesaian situasi yang terjadi di sana.

Menlu Retno mengatakan bahwa dalam upayanya, ASEAN tetap akan mengedepankan prinsip untuk tidak melakukan intervensi (non-interference) dan mengedepankan pendekatan yang konstruktif.

“Prinsip-prinsip yang kita pahami untuk membantu Myanmar, yaitu tetap menghormati prinsip non-interference; mengutamakan constructive engagement; mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar, dan berkontribusi untuk mencari solusi terbaik bagi rakyat Myanmar; termasuk membantu transisi demokrasi yang melibatkan semua stakeholders atau transisi demokrasi secara inklusif,” kata Menlu Retno dalam keterangan pers daring dari Bandar Seri Begawan, Rabu.

Menlu Retno mengatakan bahwa Indonesia yakin mekanisme ASEAN merupakan mekanisme paling tepat untuk membantu menyelesaikan situasi di Myanmar.

BACA JUGA: Soal Kudeta Myanmar, Presiden Jokowi Ajak Malaysia Usulkan Pertemuan Khusus ASEAN

Sebelumnya, Indonesia dan Malaysia telah mengusulkan pertemuan Menlu ASEAN untuk membahas perkembangan dan solusi situasi di Myanmar. Usulan ini telah disampaikan kepada Ketua ASEAN setelah pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin pada 5 Februari 2021.

Usulan ini kembali diangkat oleh Sultan Brunei dalam pertemuan dengan Menlu Retno, menekankan pentingnya para Menlu ASEAN untuk segera melakukan pertemuan tersebut sebagai satu keluarga.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini