Bukit di Lereng Gunung Wilis Nganjuk Retak, Alat Deteksi Rusak

Mukhtar Bagus, iNews · Minggu 21 Februari 2021 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 519 2365702 bukit-di-lereng-gunung-wilis-nganjuk-retak-alat-deteksi-rusak-exjn9rCu2Q.jpg Bukit di lereng Gunung Wilis, Nganjuk, Jatim, retak. (Foto : iNews/Mukhtar Bagus)

NGANJUK - Bukit di lereng Gunung Wilis Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, kembali retak. Ironisnya alat pendeteksi bencana yang dipasang pemerintah di atas bukit ternyata sudah rusak dan tak berfungsi

Berdasarkan pengamatan petugas, posisi retakan berada di Dusun Petungulung, Desa Margoopatut, Kecamatan Sawahan.

"Retakan tanah ini terjadi sepanjang 250 meter dengan lebar antara 10-25 cm. Untuk kedalamannya belum diketahui. Kemarin dicek dengan bambu 2 meter masih belum tembus," ujar Ketua RT II, Dusun Petungulung, Paeran, Minggu (21/2/2021).

Paeran mengatakan, akibat retakan itu, 150 warga yang menempati 50 rumah di sekitar retakan diungsikan setiap malam. Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi bencana longsor seperti di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, beberapa waktu lalu.

"Kondisi ini membahayakan sehingga warga kami ungsikan ke tempat aman tiap malam. Ada yang di rumah kerabat dan tetangga, serta pos penjagaan," ujarnya.

Sementara itu, untuk penanganan darurat, pihaknya bersama warga berinisiastif menutup retakan menggunakan plastik. Tujuannya, air hujan tidak masuk dan menyebabkan longsor.

Tak hanya itu, pemerintah desa dan Kecamatan Sawahan kini membuat posko bencana untuk menampung warga yang ketakutan dan mengungsi.

Ironisnya dalam kondisi seperti ini, alat deteksi bencana yang dipasang pemerintah di atas bukit ternyata sudah rusak dan tidak berfungsi. Hal ini tentu saja membuat warga kian cemas.

Baca Juga : Hujan Deras, Tanah Longsor Timpa Sejumlah Rumah di Kemang Timur

Untuk antisipasi, warga terpaksa membuat penanda bahaya bencana darurat dengan menggunakan benang dan botol bekas yang ditautkan pada titik tanah atas dan bawah retakan.

Baca Juga : Kepiawaian Anjing Pelacak Temukan Korban Longsor Nganjuk

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini