Pesawat Penumpang Angkatan Udara Jatuh, 7 Tewas

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 22 Februari 2021 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 18 2366051 pesawat-penumpang-angkatan-udara-nigeria-jatuh-7-tewas-B4P4c0a1xC.jpg Foto: Reuters.

ABUJA - Sebuah pesawat penumpang angkatan udara Nigeria jatuh tepat di luar bandara Abuja setelah melaporkan kerusakan mesin pada Minggu (21/2/2021). Kecelakaan pesawat itu menewaskan tujuh orang yang berada di dalamnya, demikian keterangan angkatan udara.

Pesawat Beechcraft King Air 350i itu sedang dalam perjalanan ke Kota Minna, 110 kilometer barat laut Ibu Kota Abuja, kata Juru Bicara Angkatan Udara Ibikunle Daramole dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

BACA JUGA: Pesawat Angkatan Udara Jatuh, 6 Anggota Militer Tewas

Pesawat itu “jatuh saat kembali ke Bandara Abuja setelah melaporkan kerusakan mesin”, kata Daramole.

“Responden pertama telah berada di tempat kejadian. Sayangnya, ketujuh personel di dalamnya tewas dalam kecelakaan itu,” tambahnya.

Kepala angkatan udara telah memerintahkan penyelidikan atas kecelakaan itu, kata Daramole.

Presiden Muhammadu Buhari dalam sebuah pernyataan mengirimkan belasungkawa kepada angkatan udara dan keluarga para korban, mengatakan dia "sangat sedih dengan kecelakaan fatal itu".

Angkatan udara tidak memberikan identitas mereka yang tewas dalam kecelakaan itu.

BACA JUGA: Mesin Mati Saat Pesawat Lepas Landas, Puing-puing Berjatuhan di Area Perumahan

Beechcraft King Air 350i adalah pesawat baling-baling ganda yang dibuat oleh Textron Aviation, sebuah unit dari konglomerat Textron Inc. yang berbasis di Amerika Serikat (AS). Model ini pertama kali dirilis sekitar 2009.

Perusahaan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa telah diberitahu tentang kecelakaan tersebut, yang dikatakan sedang diselidiki oleh Biro Investigasi Pesawat Nigeria dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS.

“Sebagai pihak dalam penyidikan, perusahaan dilarang oleh regulasi NTSB untuk membocorkan informasi apapun tentang kecelakaan atau penyidikan tersebut,” kata perseroan. (dka)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini