Melawan Petugas, Bandar Narkoba Antarprovinsi Ditembak BNNP Jambi

Azhari Sultan, Okezone · Selasa 23 Februari 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 340 2367032 melawan-petugas-bandar-narkoba-antarprovinsi-ditembak-bnnp-jambi-hLOaHOU9Gr.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAMBI - Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi berhasil meringkus 5 tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu jaringan antarprovinsi.

Dua di antaranya terpaksa ditembak di bagian kaki, lantaran berusaha melawan petugas saat penggrebekan di kawasan Desa Koto Boyo, Bathin 24, Kabupaten Batanghari, Jambi. 

Kelimanya, yakni Anto berperan sebagai bandar, Andre Armendo berperan sebagai kurir, Dayu Irawan berperan sebagai kurir, Rifai pengedar dan Musa sebagai pengguna. Para tersangka diringkus petugas di dua lokasi berbeda. 

Kabid Berantas BNNP Jambi, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo menjelaskan, kelima pelaku memiliki peran yang berbeda, mulai dari bandar, pengedar, kurir hingga pengguna.

"Untuk tersangka Anto, itu merupakan bandar, yang lainnya pengedar, kurir dan pengguna," tegas Guntur, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: 57 Anggota Bid Propam Polda Sulut Mendadak Dites Narkoba, Ini Hasilnya

Tersangka Anto dan Rifai terpaksa dihadiahi timah panas, lantaran mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas.

"Dari para pelaku, petugas berhasil mendapatkan barang bukti 50 gram sabu-sabu, dan dua paket sedang sabu-sabu," imbuh Guntur.

Guntur menjelaskan, mulanya petugas berhasil mengamankan tersangka Andre di kawasan perumahan mewah di wilayah Kabupaten Muarojambi, akhir pekan lalu.

“Petugas mendapatkan informasi bahwa Andre ini membawa narkoba dari Medan. Kemudian, kita buntuti keberadaannya hingga ditangkap di kawasan rumah mewah," ujarnya. 

Baca juga: Oknum Perwira Polda Jateng Sembunyikan Sabu di Dapur

Dalam pengembangannya, petugas berhasil membekuk 4 orang lainnya di wilayah Desa Koto Boyo, Bathin 24, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Namun, dua orang diantaranya, yakni Andre dan Rifai mencoba kabur melarikan diri. Meski sudah diberikan tembakan peringatan, tapi kedua pelaku ini masih tetap nekat melarikan diri.

Tidak ingin kehilangan target operasi, serta membahayakan tim, petugas langsung meluncurkan timah panas ke bagian kaki Anto dan Rifai.

"Iya, kita beri tindakan tegas dan terukur, karena dua pelaku mencoba melawan petugas untuk melarikan diri," tandas Guntur. 

Saat ini, kelima tersangka dan barang bukti telah diamankan di Kantor BNNP Jambi. Mereka harus menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Disamping itu, dia juga menegaskan, bahwa pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen BNNP Jambi untuk memerangi peredaran gelap narkoba di Jambi.

Selanjutnya, dia mengimbau, agar para pemain atau penjajal bisnis haram tersebut, untuk tidak lagi bermain di Jambi.

"Lagi-lagi saya ingatkan, jangan coba-coba main di Jambi, akan kita tindak tegas semua," tukas Guntur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini