61 Anjing Berjejalan di dalam Kandang, Berhasil Diselamatkan Sebelum Dibawa ke Tempat Jagal Hewan

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 24 Februari 2021 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 18 2367481 61-anjing-berjejalan-di-dalam-kandang-berhasil-diselamatkan-sebelum-dibawa-ke-tempat-jagal-hewan-jd8CRiybPF.jpg 61 anjing berjejalan di dalam kandang berhasil diselamatkan (Foto: Daily Star)

Meskipun kota Siem Reap telah melarang penyembelihan dan perdagangan anjing untuk diambil dagingnya, namun tempat ini masih menjadi provinsi pertama di Kamboja yang melakukannya pada Juli lalu.

Menurut investigasi A FOUR PAWS, minivan khusus yang dilengkapi dengan kandang digunakan untuk secara teratur mengangkut sekitar 3.750 anjing hidup per bulan dari Siem Reap ke rumah jagal di seluruh Kamboja.

Di sini anjing-anjing itu ditenggelamkan, ditikam, atau digantung, dilucuti bulunya, dan dijual oleh pedagang grosir ke lebih dari 100 restoran daging anjing di ibu kota Phnom Penh.

Badan amal tersebut berkampanye untuk mengakhiri perdagangan daging anjing dan kucing di Kamboja, Vietnam, dan Indonesia. Lebih dari 1 juta orang telah menandatangani petisi untuk mendukung.

“Pandemi Covid-19 baru-baru ini membawa kenyataan yang nyata tentang bahaya perdagangan hewan hidup,” terang dokter hewan dan kepala Kampanye Masyarakat Hewan Pendamping Asia Tenggara di FOUR PAWS, Dr Karanvir Kukreja.

“Kondisi yang terlihat di pasar hewan hidup - kemungkinan asal Covid-19 - praktik tidak sehat, perlakuan brutal, dan kurungan sempit yang mengarah pada percampuran hewan yang sakit, juga terlihat dalam perdagangan daging anjing dan kucing,” bebernya.

"Semuanya mengarah pada lingkungan yang ideal untuk munculnya patogen baru termasuk penyakit zoonosis - penting bahwa pemerintah bertindak melawan ini sebelum terlambat,” tambahnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini