Anak Sungai Bengawan Solo Meluap, 3.592 Rumah di Lamongan Kembali Terendam Banjir

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 25 Februari 2021 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 512 2368053 anak-sungai-bengawan-solo-meluap-3-592-rumah-di-lamongan-kembali-terendam-banjir-g8IipQMWnI.jpg Banjir merendam 3.592 rumah di Lamongan akibat luapan anak sungai Bengawan Solo (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Banjir akibat luapan Bengawan Njero, anak sungai Bengawan Solo kembali terjadi. Banjir kali ini menerjang 62 desa di 5 kecamatan di Lamongan. Bengawan Njero tak mampu menampung tingginya curah hujan. Sementara pompa pembuangan air tidak berfungsi maksimal. 

"Untuk yang saat ini, banjir terjadi di 62 desa di 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Karangbinangun, Glagah, Deket, Kalitengah dan Turi," kata Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin, Kamis (25/2/2021).

Muslimin menambahkan, banjir di Lamongan kali ini juga menggenangi rumah warga, hingga jalan-jalan poros desa. Tercatat, 3592 rumah warga yang dihuni 3712 Kepala Keluarga (KK) terendam banjir akibat luapan anak sungai Bengawan Solo ini.

 Baca juga: Ganjar Minta Pemerintah Pusat Rp3,19 Triliun Atasi Banjir Pantura

"Rumah terendam terbanyak ada di Kecamatan Turi yaitu 1632 rumah, Kecamatan Deket 649 rumah, Kecamatan Kalitengah 519 rumah, Kecamatan Karangbinangun 449 rumah dan Kecamatan Glagah 343 rumah," ujar Muslimin.

 Baca juga: Bantaran Sungai Bengawan Solo Ditumbuhi "Pohon Sampah"

Ketinggian air banjir yang menggenangi rumah warga sekitar 30 hingga 50 cm. Selain itu, banjir juga menggenangi jalan poros desa dan poros dusun yang ada di 5 kecamatan tersebut dengan ketinggian air hingga 80 cm. "Total kerugian akibat banjir ini ditaksir lebih dari Rp35 M," imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus mengoptimalkan pompa air untuk memompa air dari Bengawan Njero menuju Bengawan Solo. Pengoptimalan pompa dilakukan karena masih tingginya curah hujan.

"Banjir di Bengawan Njero ini akibat curah hujan beberapa hari terakhir yang cukup merata sehingga membuat waduk dan rawa debit airnya penuh, seperti Waduk Gondang yang limpasannya sudah setinggi 28 cm," pungkas Muslimin.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini