Ratusan Rumah di Desa Setiawaras Tasikmalaya Rusak Akibat Tanah Bergerak

Asep Juhariyono, iNews · Senin 01 Maret 2021 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 340 2369962 ratusan-rumah-di-desa-setiawaras-tasikmalaya-rusak-akibat-tanah-bergerak-Y9GMcA1Ol3.jpg Tanah bergerak di Desa Setiawaras, Kabupaten Tasikmalaya.(Foto:iNews TV)

TASIKMALAYA - Hujan terus menerus yang terjadi membuat pergerakan tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah warga mengalami kerusakan.

Bahkan, tiga rumah di antaranya terpaksa harus dipasangan garis polisi karena mengalami kerusakan parah dan tidak layak dihuni. Hingga kini, warga masih menunggu hasil kajian Badan Geologi dan Geofisika terkait layak atau tidaknya tempat tersebut untuk ditempati.

Baca Juga: 120 Rumah Rusak Akibat Pergerakan Tanah di Purwakarta

Sebanyak 122 rumah di Dusun Cianteg, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmakaya, Jawa Barat mengalami kerusakan.

Warga hanya bisa melakukan perbaikan seadanya di lokasi pergerakan tanah, dengan memperbaiki saluran air agar tidak menyerap ke tanah yang retak. Sehingga, jika hujan terjadi tanah tidak bergerak kembali.

Kejadian tersebut sudah berlangsung sejak awal bulan Februari lalu, namun pergerakan tanah itu terjadi lebih parah saat hujan deras mengguyur wilayah itu sekira tiga hari yang lalu.

Baca Juga: Tanah Bergerak di Babakan Madang Bogor, Puluhan Rumah Retak

 "Saya bingung, pasalnya pihak terkait hanya melarang ditempati tanpa memberikan solusi. Warga pun kebingungan sampai kapan rumahnya dilarang ditempati, karena tidak ada tempat khusus yang disediakan pemerintah untuk para korban," ujar Ee Supriadi, warga yang rumahnya di pasang garis polisi, Senin (1/3/2021).

Hingga kini, warga masih menunggu hasil kajian dari Badan Geologi dan Geofisika terkait hasil penelitian layak atau tidaknya tempat tersebut untuk ditempati.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini