JAKARTA - Selama dua pekan Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Mabes Polri berhasil meringkus para terduga teroris. Baru-baru ini, Polri meringkus 12 orang terduga teroris di Jawa Timur yang dianggap berafiliasi dengan kelompok Jamaah Islamiyah (JI).
Menanggapi hal ini, Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta meminta negara mewasapadai gerakan ini. Ia melihat, gerakan mereka 'diam-diam' memanfaafkan situasi keamanan dalam negeri.
"(Terduga teroris yang ditangkap) ini kelompok Al-Jamaah Al-Islamiyyah, yang selama ini memang di bawah permukaan melakukan konsolidasi," ungkapnya saat dihubungi, Selasa (2/3/2021).
Baca juga: Pendanaan Kelompok Jamaah Islamiyah Berasal dari Anggotanya
Stanislau mengatakan, kelompok ini yang disebutnya berafiliasi dengan Al-Qaeda, dan dicurigai banyak anggotanya yang mantan kombatan Afganistan dan Filipina ikut bergabung.