Sikapi KLB Bodong, Partai Demokrat Jatim Gelar Rakorda

Solichan Arif, Koran SI · Jum'at 05 Maret 2021 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 519 2373061 sikapi-klb-bodong-partai-demokrat-jatim-gelar-rakorda-AmdHyJz5cN.jpg Ilustrasi Demokrat (Foto: Okezone)

BLITAR - Partai Demokrat Jawa Timur tetap bekerja keras menjaga barisan kader meski menganggap Kongres Luar Biasa (KLB) di Deliserdang Sumatera Utara sebagai KLB Bodong. Dalam rangka menyikapi KLB tersebut, DPD Partai Demokrat Jatim langsung menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda).

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Blitar Edi Masna Nurohman, rakorda yang dipimpin Ketua Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melibatkan seluruh pimpinan dan pengurus DPC di Jawa Timur.

Baca juga: Demokrat Bali Tolak KLB Ilegal di Deliserdang, Tegaskan Loyalitas ke AHY

"Rakorda kemarin sore melalui meeting zoom. Semacam apel siaga," ujar Edi Masna Nurohman, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Tolak KLB, Demokrat Kalbar Setia Dukung AHY

KLB di Deliserdang dianggap sebagai gerakan inkonstitusional atau KLB Bodong. Para kader Partai Demokrat yang setia di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai sebagai gerakan makar. Mereka yang hadir (di KLB Bodong), kata Edi Masna bukan orang orang yang memiliki hak suara. "Dan hanya orang orang setempat," kata Edi menjelaskan.

Untuk memastikan sikap politik para kader di daerah, yakni khususnya Kabupaten Blitar, Edi mengaku telah melakukan pengechekan menyeluruh.

Ia memastikan tidak ada kader Demokrat Kabupaten Blitar yang membelot ke KLB Deliserdang. Edi menambahkan, sejauh ini tidak ada tawaran yang bersifat membujuk atau merayu untuk bergabung ke dalam barisan KLB Bodong.

"Saya sudah cek sampai anggota. Aman. Tidak ada yang membelot," kata Edi Masna.

Adapun hasil Rakorda Partai Demokrat Jawa Timur Kamis menyatakan seluruh DPC di Jawa Timur menolak KLB Deliserdang. Seluruh DPC, kata Edi Masna, juga menyatakan solid di bawah kepemimpinan AHY.

"Jawa Timur sesuai keputusan rakorda sore kemarin seratus persen menolak KLB Bodong," tegas Edi Masna.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini