Tolak Tanggung Jawab Usai Nyerempet Mobil, Mahasiswa Ini Malah Todongkan Pistol Airgun

Antara, · Sabtu 06 Maret 2021 22:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 525 2373561 tolak-tanggung-jawab-usai-nyerempet-mobil-mahasiswa-ini-malah-todongkan-pistol-airgun-dmJ4GuCNEk.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

CIANJUR - Polisi menangkap seorang mahasiswa MMF (23) warga Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat, yang menodongkan senjata jenis airgun terhadap pengendara di Jalan Siliwangi, Cianjur, Sabtu (6/3/32021). Pelaku mengancam menggunakan pistol airgun karena menolak bertanggung jawab dalam insidan serempetan mobil itu.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan, pelaku MMF ditangkap setelah polisi menerima laporan dari korban Dirhat Ramadhan yang mobilnya diserempet mobil pelaku. Namun saat dimintai tanggung jawab, MMF justru mengeluarkan senjata airgun jenis pistol.

"Kami langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah diketahui identitasnya, bahkan saat ditangkap, petugas mengamankan senjata airgun yang digunakan pelaku menodong korban. Jadi bukan senjata api tapi airgun," kata AKP Anton.

Saat ini, ujar Kasatreskrim Polres Cianjur, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku termasuk memastikan apakah senjata yang dibawa memiliki izin resmi atau tidak.

Penyidik Satreskrim Polres Cianjur tetap akan mengembangkan kasus tersebut dan pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP juncto 335 KUHP.

"Pelaku akan dikenakan undang-undang darurat karena membawa senjata berbahaya jenis pistol airgun. Saat ini pelaku sudah mendekam di tahanan Mapolres Cianjur," ujarnya.

Diberitakan, sebelumnya Dirhat Ramadhan warga Kecamatan Cianjur tidak menyangka kalau pelaku yang sudah menyerempet mobilnya berani menodongkan senjata saat diminta bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.

Bahkan korban sempat mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri di Jalan Siliwangi. "Saya sedang melintas dengan kecepatan rendah di Jalan Siliwangi tidak jauh dari Mapolres Cianjur. Tiba-tiba mobil saya diserempet mobil pelaku. Pelaku melarikan diri dan berusaha saya kejar. Selang beberapa ratus meter, kendaraan pelaku berhasil saya hentikan," kata Dirhat.

Korban meminta pelaku untuk bertanggung jawab karena akibat serempetan, kaca spion mobilnya rusak. Namun pelaku langsung menodongkan senjata laras pendek ke perut dan memukulkan senjata ke tangan korban Dirhat. ANTARA

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini