Sementara itu, analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menganggap, terpilihnya Moeldoko sebagai Ketum versi KLB sudah diprediksi sejak semula. Maka tak heran banyak elit PD yang menuding Moeldoko adalah aktor utama di balik isu kudeta partai berlambang bintang mercy tersebut.
"Sudah saya duga. Karena skenario kudetanya seperti itu. Kudeta terang-terangan melalui KLB yang abal-abal atau odong-odong," ujarnya dihubungi terpisah.
Lebih lanjut ia menilai, munculnya konflik PD yang berujung dualisme kepengurusan menambah daftar panjang buruknya pembinaan terhadap partai politik serta menandakan demokrasi sedang ada dalam kemunduran.
"Dimana ada orang bukan kader, melakukan kudeta dengan cara melakukan KLB," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu menandaskan.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.