Dalam unggahan yang dibagikan sebelumnya, @b2w_indonesia menjlaskan bahwa di Sevilla, jumlah pengguna sepeda harian meningkat dari 6000 menjadi 70.000 ketika jalur sepeda terproteksi dibangun tahun 2015. Saat inipun, jumlah pesepeda yang melewati ruas Sudirman-Thamrin semakin meningkat, bahkan mencapai 1000%, sehingga dibuatlah jalur sepeda terproteksi ini.
Artinya, jika semangatnya untuk kota yang lebih beradab, yang lebih memanusiakan manusia, yang memiliki semangat untuk mengurangi kemacetan, mengurangi polusi udara dan suara, mengurangi kecelakaan lalu lintas, mengurangi beban jalan, mengurangi beban subsidi BBM, mengurangi beban ekonomi akibat kemacetan, maka adanya jalur sepeda terproteksi ini sudah benar.
Baca Juga: Siap-Siap! Pesepeda yang Keluar Jalur Bakal Ditilang
Sekaligus, ini merupakan pemenuhan hak atas rasa aman pesepeda di jalan raya, memenuhi amanah UU Nomor 22 Tahun 2009, Permenhub Nomor 59 Tahun 2020, dan Pergub Nomor 128 Tahun 2019, dan masih banyak lagi.
"Adapun mengenai waktu dan tempat audiensi, kami serahkan kepada bapak untuk jadwal yang akan dientukan. Besar harapan kami Bapak dapat menyetujui permohonan kami. Atas perhatian dan perkenan, kami ucapkan terimakasih," seperti dikutip dalam surat permohonan yang ditandatangani Ketua Umum B2W-Indonesia, Poetoet Soedarjanto, Jakarta 9 Maret 2021
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.