"Kolaborasi yang kuat menghadirkan sistem mobilitas yang berkelanjutan untuk ketahanan perkotaan, serta mencapai target mengurangi 50 persen emisi gas rumah kaca pada tahun 2030 dan emisi bersih pada tahun 2050," ujarnya.
Anies menegaskan, inspirasi menjadikan Jakarta sebagai kota ramah pesepeda datang dari belahan dunia. Pasalnya, kota-kota besar di dunia sudah lebih dulu beralih menggunakan transportasi ramah lingkungan dengan menjadikan sepeda sebagai alat transportasi.
"Jakarta terus menerus belajar dari berbagai kota besar, seperti belajar dari Tokyo, Paris, Brussel, Medellin dan kota lainnya terkait jalur sepeda," ucapnya.
Baca Juga: Surati DPRD DKI, Komunitas B2W Geram Jalur Sepeda Permanen Bakal Dihapus
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Duta Besar Denmark, Lars Bo Larsen, Duta Besar Kanada, Cameron MacKay, Wakil Duta Besar Belanda, Ardi Stoios-Braken, serta Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN, Igor Driesmans, menikmati suasana pagi hari Ibu Kota dengan bersepeda. Mereka bersepeda mulai dari Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, melintasi kawasan Sudirman-Thamrin, dan berakhir di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, pada Kamis 11 Maret 2021.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.