TANAH TORAJA - Cuaca ekstrim dan curah hujan yang tinggi membuat tebing setinggi 50 meter di Poros Lembang Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara longsor.
Material longsor besar menutup badan Jalan Trans Sulawesi penghubung Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar). Jalan Trans Sulawesi yang tertutup longsor tersebut, juga menghubungkan antara tiga kecamatan, yakni Kecamatan Rindingallo, Kecamatan Awan Rante Karua dan Kecamatan Baruppu.
Baca Juga: Material Longsor di Blitar Berhasil Dievakuasi, Perjalanan KA Perlahan Berangsur Normal
"Aktivitas perekonomian warga lumpuh total, karena jalan trans sulawesi yang tertutup material longsor adalah satu-satunya jalan yang dapat diakses oleh masyarakat. Meski ada jalan alternatif, namun sangat rawan dan sempit dan curam bahkan harus memutar jauh. Warga juga terpaksa nekat menerobos material longsor bercambur kayu, meski masih sangat berbahaya untuk dilalui," ujar Kepala Lembang Lempo Poton, Ruben Limbu.
Baca Juga: Momen Longsor Runtuhkan Rumah Panggung hingga ke Dasar Jurang di Toraja Utara
Sementara itu, para pengendara kendaraan roda dua dan empat yang melintas terpaksa antri, akibat longsor tersebut tidak sedikit yang berbalik arah.
Hingga saat ini, Jalan Trans Sulawesi di Poros Lembang Lempo Poton yang menghubungkan Sulsel dan Sulbar tersebut masih terputus total dan tertutup material longsor.
(Sazili Mustofa)