Mahasiswi dan Pacarnya Dikeluarkan dari Kampus Setelah Lakukan Lamaran di Depan Umum

Ahmad Islamy Jamil, iNews · Minggu 14 Maret 2021 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 14 18 2377595 mahasiswi-dikeluarkan-dari-kampus-setelah-lamar-kekasihnya-di-depan-umum-BWtUucXowt.jpg Foto: Twitter.

LAHORE – Seorang mahasiswi dan kekasihnya dikeluarkan dari kampus tempat mereka kuliah di Pakistan, setelah sang perempuan melamar kekasihnya di depan umum. Pemecatan kedua mahasiswa itu berlangsung setelah video insiden tersebut tersebar di media sosial, pekan ini.

Dalam cuplikan video tersebut tampak seorang mahasiswi berlutut dan melamar pacarnya. Pasangan itu kemudian terlihat saling memeluk dan memegang karangan bunga saat orang-orang yang menonton di sekitar mereka bersorak dan merekam adegan tersebut.

BACA JUGA: Diduga Hina Al Qur'an dan Nabi Muhammad, Pakistan Buru 2 Pria

Universitas Lahore, tempat keduanya menimba ilmu, menyatakan pasangan kekasih itu telah bertindak melanggar peraturan kampus.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (12/3/2021), pihak universitas juga mengatakan, kedua mahasiswa itu mangkir saat diminta mengikuti sidang penegakan disiplin. Mereka kemudian dikeluarkan karena dianggap melakukan “pelanggaran serius” terhadap kode etik kampus.

Mempertontonkan kasih sayang di depan umum di antara pasanga, baik yang sudah menikah maupun yang belum, dipandang sebagai perilaku yang tidak pantas menurut norma-norma budaya dan agama. Selain itu, perempuan melamar pria, apalagi jika dilakukan di depan umum, dianggap menentang tradisi alias tak lazim bagi masyarakat Pakistan yang sangat patriarkat.

The Straits Times melansir, meski dianggap bersalah dan dijatuhi sanksi berat oleh pihak universitas, pasangan itu menolak untuk meminta maaf.

BACA JUGA: Lakukan Penistaan Agama, Perawat Ini Diikat, Disiksa, dan Dipukuli

“Kami tidak melakukan kesalahan apa pun, dan kami tidak menyesal karena melakukan ini,” cuit Hadiqa Javaid, nama mahasiswi yang dipecat itu.

“Adakah yang bisa menjelaskan kepada kami, kesalahan apa yang kami lakukan dengan lamaran di depan umum di Universitas Lahore?" ucap kekasih Javaid, Shehryar Ahmed.

Ahmed menambahkan, sebelumnya ada banyak pasangan lain yang juga menggelar lamaran di depan publik lain di kampus Pakistan.

Beberapa universitas di Pakistan menerapkan peraturan ketat untuk menegakkan norma budaya dan agama. Tak sedikit perguruan tinggi di negeri tetangga India itu melarang mahasiswi mengenakan jeans, tank-top, atau makeup.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini