Putin Tantang Biden Debat Terbuka, Jubir Gedung Putih: Presiden Sibuk

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 19 Maret 2021 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 18 2380429 putin-tantang-biden-debat-terbuka-jubir-gedung-putih-presiden-sibuk-w3Mf4c19Ky.jpg Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, DC - Pemerintahan Joe Biden telah menolak undangan terbuka dari Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengadakan debat publik secara langsung. Sekretaris pers Gedung Putih menjelaskan bahwa POTUS, sebutan untuk Presiden Amerika Serikat (AS), “cukup sibuk” dengan hal-hal lain.

Ditanya oleh wartawan pada Kamis (18/3/2021) apakah Biden akan mempertimbangkan tawaran dari presiden Rusia itu, Juru Bicara Jen Psaki menjawab dengan penolakan. Psaki mengatakan dia tidak memiliki berita tentang pertemuan Biden dengan Putin di masa depan, secara virtual atau cara lainnya, dan bahwa jadwal presiden sudah penuh.

BACA JUGA: Disebut Pembunuh, Putin Tantang Biden Debat Online yang Disiarkan Langsung

"Saya harus menghubungi Anda kembali jika itu adalah sesuatu yang kami hibur. Saya akan mengatakan bahwa presiden sudah melakukan percakapan dengan Presiden Putin, meskipun masih ada lebih banyak pemimpin dunia yang belum dia temui, ”katanya, mengacu pada panggilan telepon antara kedua pemimpin pada Januari.

“Kami terlibat dengan para pemimpin Rusia, anggota pemerintah, di semua tingkat, tetapi saya tidak memiliki apa pun untuk dilaporkan kepada Anda terkait pertemuan di masa mendatang. Presiden, tentu saja, akan berada di Georgia besok dan cukup sibuk,” ujar Psaki sebagaimana dilansir RT.

BACA JUGA: Biden Sebut Putin Pembunuh, Rusia Ingin AS Minta Maaf

Undangan disampaikan Putin setelah Biden mengatakan bahwa dia menganggap presiden Rusia itu sebagai "pembunuh" selama wawancara dengan ABC News awal pekan ini. Biden juga mengklaim bahwa dia telah memperingatkan pemimpin Rusia itu tentang tanggapan keras AS jika pemerintah menemukan bukti campur tangan dalam perlombaan 2020.

Putin menanggapi komentar tersebut dengan mendoakan Biden agar dalam “kesehatan yang baik” dan mendesak pemimpin AS itu untuk bergabung dengannya dalam percakapan langsung "tanpa penundaan, langsung secara terbuka," di mana keduanya dapat membahas hubungan bilateral alih-alih saling serang.

Hubungan AS-Rusia telah mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan pemerintahan Obama dan Trump memberlakukan rangkaian sanksi terhadap Moskow atas sejumlah tuduhan, termasuk klaim campur tangan dalam pemilihan Amerika, tuduhan yang secara tegas dibantah oleh Kremlin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini