MATARAM - Masih merebaknya kasus COVID-19 harus diantisipasi oleh umat Islam di Indonesia yang sebentar lagi akan menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Salah satunya mekanisme ibadah di masjid seperti perlaksanaan Salat Tarawih yang tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) guna terhindar dari penyebaran COVID-19.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyampaikan dalam hal pelaksanaan ibadah sholat tarawih pada bulan suci Ramadan bisa dilakukan secara bergiliran. Ini dikarenakan daya tampung masjid yang dibatasi dari daya tampung sebenarnya.
Demi memenuhi animo masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah sholat tarawih, maka dia meminta untuk pengurus masjid membuka kemungkinan untuk melaksanakan sholat tarawih secara 2 shift.
Baca Juga: Ketua DMI : Masjid Bakal Menjadi Tempat Vaksinasi Covid-19 Bulan Depan