Kilang Minyak Balongan Terbakar, Ridwan Kamil: Keselamatan Warga yang Utama

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Senin 29 Maret 2021 08:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 525 2385705 kilang-minyak-balongan-terbakar-ridwan-kamil-keselamatan-warga-yang-utama-gQXcKrOaBm.jpg Ridwan Kamil. (Foto: Istimewa)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil memerintahkan aparat terkait untuk terus melakukan evakuasi warga di sekitar kilang minyak Pertamina RU VI Balongan yang terbakar hebat.

Diketahui, kebakaran di kilang minyak yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jabar itu terjadi sejak Senin (29/3/2021) dini hari dan menyebabkan tiga unit tangki 42 T 301 A, B, dan C terbakar. Tangki yang terbakar adalah tangki yang dipakai untuk menampung bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. 

"Untuk keselamatan warga. Kami perintahkan agar evakuasi terus dilakukan, memindahkan warga ke tempat yang aman," tulis Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamil, Senin (29/3/3021).

Baca juga: Polisi Dalami Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan

Ridwan Kamil juga meminta aparat terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan warga yang dievakuasi terpenuhi. Tidak hanya itu, dia pun meminta agar protokol kesehatan tetap ditaati, agar warga terhindar dari penularan Covid-19.

"BPBD provinsi telah turun ke lapangan dan berkoordinasi untuk bantuan. Keselamatan warga adalah yang utama,” tegasnya.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu juga menyatakan bahwa Pemprov Jabar terus berkoordinasi dengan Pemkab Indramayu dalam penanganan kebakaran tersebut.

Baca juga: Kebakaran Kilang Minyak Balongan, Tiga Tangki BBM Premium Diduga Terbakar

"Mohon doa agar upaya pemadaman lancar dan masyarakat Indramayu khususnya warga sekitar juga aman," pungkas Kang Emil. 

Sementara itu, berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Indramayu, sedikitnya ada 15 orang yang mengalami luka ringan. Sedangkan untuk korban luka berat, jumlahnya mencapai 5 orang.

Warga diungsikan di dua lokasi berbeda, yaitu di GOR PB dengan jumlah pengungsi sebanyak 220 orang dan Pendopo Kantor Bupati Indramayu, sekitar 300 orang. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini