Buktinya telah banyak anak-anak Papua pantai yang diberikan kesempatan oleh negara untuk bekerja sebagai Pegawai Negri Sipil juga diberikan jabatan jabatan Fungsional ,juga mengabdi Negara melalui TNI-Polri.
Kesempatan di berbagai bidang olah raga, berikan kesempatan seluas luasnya para pemuda papua belajar dengan beasiswa, membuat banyak para pemuda Papua yang sukses di berbagai bidang, baik pemerintahan pusat maupun di daerah, juga sukses menjadi di luar negeri memberikan kebanggaan negara.
Sehinga mereka merasa puas atas perhatian dari Pemerintah. Belum lagi banyaknya infrastruktur dan pembangunan di Papua mulai dapat di nikmati masyarakat Papua.
Setelah para tetua mereka meninggal Pada Titik ini lah OPM Sudah Tidak Ada terputus alias Sudah Punah karena secara tidak langsung, Gerakan OPM tidak di lanjutkan oleh Penerus keluarga Mereka
"Sebagai contoh, Ketua Dewan Adat Presedium Papua saat itu, Bapak Theys H. Eluay, yang merupakan tokoh perjungan Papua merdeka kini anaknya, Yanto Eluay telah mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai anggota DPRD Kabupaten Jayapura dan terus melakukan terobosan bersama pemerintah untuk membangun papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkapnya.
Ketika negara sudah sangat memberikan perhatian kepada masyarakat Papua baik kesejahteraan, kesempatan belajar dan menduduki pemerintahan, yang dulu mereka menyebut dirinya OPM sekarang adalah bagaian dari warga negara Indonesia.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.