Ini Syarat agar Banjir Bandang NTT Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 05 April 2021 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 340 2389334 ini-syarat-agar-banjir-bandang-ntt-ditetapkan-jadi-bencana-nasional-BGJhgqgqe4.jpg Banjir bandang Flores Timur (Foto: BNPB)

JAKARTA - Pemerintah masih belum menetapkan kejadian banjir bandang di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bencana nasional.

Banjir bandang itu ini terjadi pada Minggu 04 April 2021, Pukul 01.00 WITA. Banjir diduga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sehingga terjadi banjir bandang.

Diperkirakan ribuan orang terdampak akibat banjir bandang tersebut. Data terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Senin (5/4/2021), melaporkan data sementara yang menyebutkan 41 warga meninggal dunia, 9 luka-luka dan 27 hilang.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Flores Timur: Ratusan Rumah Roboh, Belasan Warga Hanyut

Saat ini BPBD terus melakukan pendataan dan memverifikasi data lapangan untuk pemutakhiran selanjutnya.

Baca juga: Basarnas Temukan 8 Korban Tewas Banjir Bandang Kabupaten Alor NTT

Namun, tidak semua peristiwa bisa dikategorikan bencana nasional. Lalu, bagaimana syarat kejadian bencana bisa menjadi bencana nasional?

Penetapan bencana nasional ditetapkan setelah melihat berbagai perkembangan di antaranya jumlah korban, kerugian harta benda, kerusakan prasarana dan sarana, hingga cakupan luas wilayah yang terdampak bencana.

Sementara itu, terdapat tiga kejadian bencana yang ditetapkan sebagai bencana nasional:

1. Tahun 1992 Gempa dan Tsunami Flores 1992.

Keputusan Presiden No. 66 Tahun 1992 tentang Penetapan Bencana Alam di Flores Sebagai Bencana Nasional pada 16 Desember 1992.

2. Tahun 2004 Tsunami Aceh

Keputusan Presiden No. 112 Tahun 2004 tentang Penetapan Bencana Alam Gempa Bumi dan Gelombang Tsunami di Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara Sebagai Bencana Nasional pada 27 Desember 2004.

3. Tahun 2020 - Epidemi СOVID-19.

Keputusan Presiden No. 12 Tahun 2020, Presiden Jokowi menetapkan COVID-19 sebagai bencana nasional pada 13 April 2020.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini