Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Relawan Banjir Bandang NTT: Rumah Warga Rata dengan Tanah

Riezky Maulana , Jurnalis-Selasa, 06 April 2021 |08:55 WIB
Cerita Relawan Banjir Bandang NTT: Rumah Warga Rata dengan Tanah
Ilustrasi relawan bencana (Foto: ist)
A
A
A

Baca juga: Doni Monardo Sebut Bencana NTT Tidak Perlu Berstatus Bencana Nasional, Ini Alasannya

Masih berdasarkan kesaksian relawan tersebut, selain rumah yang rata dengan tanah, fasilitas publik di sana juga ambruk dan rusak parah. "Adonara, Kecamatan Ile Boleng, Bani Onang juga rumah rata dengan tanah. Jembatan ambruk," paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengungkapkan sejumlah wilayah terdampak paling parah akibat bencana banjir bandang yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Wilayah tersebut di antaranya Pulau Adonara, Lembata, Alor, juga Malaka.

"Sejauh ini daerah yang mendapatkan dampak paling parah yaitu Pulau Adonara, kemudian Lembata, lantas Alor. Kemudian juga di daratan di wilayah Timur yaitu Malaka dan terutama Malaka ya," kata Doni dalam keterangannya saat transit di Bandara Maumere, NTT, Senin 5 April 2021.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement