JAKARTA - Korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 6,1 yang mengguncang daerah Malang dan sekitaran Jawa Timur bertambah menjadi tujuh orang. Di mana sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis bahwa korban meninggal akibat gempa Malang berjumlah enam orang.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, data terkait jumlah korban jiwa akibat gempa di Malang masih bersifat dinamis. Sebab, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.
"Korban meninggal dunia, BNPB masih menunggu verifikasi data dari BPBD. Data meninggal dunia berjumlah tujuh jiwa, luka berat dua, dan luka ringan 10," kata Raditya melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021).
Berdasarkan data sementara yang diterima BNPB, sebanyak tujuh korban meninggal dunia itu diantaranya, tiga di Kabupaten Malang, dua di Lumajang, dan di wilayah perjalanan antara Lumajang dan Malang sebanyak dua orang. Sehingga, total terkini ada tujuh jiwa yang dilaporkan meninggal dunia.
"Korban luka-luka teridentifikasi di wilayah Kabupaten Lumajang," imbuhnya.