Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Musim Pancaroba, Jatim Waspada Angin Puting Beliung

Lukman Hakim , Jurnalis-Sabtu, 10 April 2021 |09:58 WIB
Musim Pancaroba, Jatim Waspada Angin Puting Beliung
Ilustrasi. (Dok iNews)
A
A
A

SURABAYA - Jawa Timur (Jatim) saat ini tengah menghadapi musim pancaroba, dari musim hujan menuju kemarau. Hal itu berpotensi munculnya cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur (Jatim). Di antaranya hujan deras disertai angin kencang, puting beliung hingga hujan es.

Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Yanuar Rahmadi mengatakan, sekitar seminggu lalu, angin puting beliung menerjang Desa Pinggir Papas dan Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Peristiwa itu mengakibatkan tiga warga mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan. "Angin puting beliung itu biasanya muncul saat peralihan musim. Baik kemarau ke hujan, maupun hujan ke kemarau," katanya, Sabtu (10/4/2021).

Ia menjelaskan, sebelum terjadinya puting beliung, sudah ada peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG mengumumkan daerah-daerah tertentu yang patut diwaspadai akan terjadi angin puting beliung. Selain Sumenep, wilayah lain di Jatim yang berpotensi terjadi angin puting beliung adalah Probolinggo dan Jember.

"Puting beliung itu bisa terjadi di mana saja. Tapi intensitasnya pendek. Paling 5 hingga 10 menit," tutur Yanuar.

Sementara itu, Kepala Stasiun BMKG Juanda, Surabaya, I Wayan Mustika mengatakan, cuaca ekstrim terjadi akibat adanya beberapa gangguan atmosfer. Saat ini Jatim telah memasuki masa pancaroba atau peralihan musim. Sehingga perlu diwaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem. "Akan terjadi hujan lebat, puting beliung dan angin kencang sesaat dari awan Cumulonimbus," kata Wayan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement