Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Larangan Mudik, Penumpang Bus di Terminal Baranangsiang Bogor Melonjak

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Rabu, 21 April 2021 |15:33 WIB
Jelang Larangan Mudik, Penumpang Bus di Terminal Baranangsiang Bogor Melonjak
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

BOGOR - Penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor terlihat mulai mengalami peningkatan. Rata-rata tujuan penumpang ke luar provinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kepala Terminal Baranangsiang Moses Lieba Ary mengatakan kenaikan penumpang mulai terlihat hari ini. Pada pukul 06.00 WIB-pukul 12.00 WIB terdapat 182 penumpang bus AKAP dan 200 penumpang bus AKDP yang keluar dari Terminal Baranangsiang.

"Kemungkinan ada kenaikan (penumpang bus) hari ini. Penumpang bus AKAP dari laporan sampai siang ini 182 penumpang dan bus AKDP 200 penumpang," kata Moses, dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021).

Jumlah itu mengalami kenaikan jika dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Dimana, total penumpang tercatat hanya sebanyak 210 untuk bus AKAP dan 310 untuk bus AKDP dalam waktu dua hari lalu.

"Itu jumlah keseluruhan dua hari (Senin-Selasa). Untuk tujuan ke Jawa yang paling banyak," jelasnya.

Sementara, untuk jumlah perjalanan bus AKAP yang meninggalkan Terminal Baranangsiang sampai siang ini sebanyak 22 kendaraan, bus AKDP 27 kendaraan dan angkutan Trans Jabodetabek 30 kendaraan.

"Berkenaan harga tiket bus tidak ada kenaikan. Karena kami akan mulai pendataan terperinci mulai tanggal 24 April 2021," tambah Moses.

Di sisi lain, Moses mengaku belum mengetahui pasti apakah operasional terminal akan dihentikan atau tidak ketika dimulainya kebijakan larangan mudik. Karena, menunggu arahan Kementerian Perhubungan.

"Kita masih menunggu Peraturan Menteri," tutupnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement