Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemabuk Todong Pemilik Toko Klontong Pakai Badik di Kembangan

Mohamad Yan Yusuf , Jurnalis-Kamis, 29 April 2021 |11:58 WIB
 Pemabuk Todong Pemilik Toko Klontong Pakai Badik di Kembangan
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Seorang pria muda tertangkap kamera CCTV menodong pedagang klontong di Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/4/2021) sore.

Aksi itu kemudian viral di media sosial setelah akun instagram @jakarta.terkini mempostingnya, Rabu (28/4/2021) malam. Hingga 12 jam lamanya tercatat 229 ribu pengguna instagram menontonnya.

"Terjadi pemalakan dengan senjata tajam di Kembangan Selatan, Jakarta Barat, Senin, 26/4/2021," katanya dalam caption yang ditulis.

Baca juga:  Tak Diberi Uang, Anak Ini Todongkan Pisau ke Perut Ibu Kandungnya Sendiri

Dalam video yang beredar terlihat pria itu tampak membawa badik. Ia kemudian menancapkan badik di atas kardus dagangan depan etalase toko.

Adu mulut sempat terjadi. Meski demikian, pemilik warung tampak tenang meladeni pria yang diduga mabuk itu, karena berdiri sempoyongan. Tak lama setelahnya, pemilik warung kemudian menyerahkan sekantung plastik hitam kepada pelaku.

Baca juga:  Polisi Ringkus Kawanan Penodong di Dalam Angkot Kota Bekasi

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Niko Purba membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan bila pelaku sudah diamankan pihaknya kemarin.

"Masih kami periksa," kata Niko.

Dari pemeriksaan ini terungkap bila pelaku merupakan tukang parkir. Ia kala itu ingin menukar recehan sebesar Rp300 ribu dengan uang Rp2 juta, namun ditolak pemilik warung.

"Ngakunya kepepet butuh buat bayar cicilan," tutup Niko.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement